Minggu, 03/03/2013 09:30 WIB

Senam di Stadion Teladan Medan, Jokowi Disambut Antusias Warga

Khairul Ikhwan - detikNews
Jokowi Senam di Medan (Khairul/detikcom)
Medan - Fenomena ketenaran Jokowi rupanya terpancar hingga ke pulau Sumatera. Hari kedua di Medan, Minggu (3/3/2013), dia mendatangi konsentrasi massa, dimulai dari tempat senam pagi, hingga ke tempat kuliner di Ibu Kota Sumatera Utara. Warga pun menyerbunya dengan antusias.

Sekitar Pukul 06.00 WIB , Jokowi sudah ke Lapangan Makesdam I/BB di Jalan Abdul Manaf Lubis. Bersama calon Wakil Gubernur Sumut Jumiran Abdi ikut senam bersama warga. Tak sampai satu jam, Jokowi digeser timnya untuk ikut senam di Stadion Teladan, Jalan Stadion.

Di kedua tempat ini, seperti biasa ratusan warga mengerumuni. Bersalaman dan mengajak berfoto. Keriuhan yang memang dimaksudkan untuk begitu. Warga pun bersemangat memanggil Gubernur DKI Jakarta.

"Pak, Jokowi.. Pak Jokowi..!!!" ujar para warga yang didominasi ibu-ibu.

Seterusnya Jokowi sarapan lontong di Jalan Dokter Mansyur. Dari sini dia lalu mengunjungi pasar di Jalan Setia Budi. Bertanya-tanya kepada pedagang. Aksi blusukan model yang sama juga dilakukan di Pasar Simpang Limun, Jalan Sisingamangaraja.

Jokowi berada di Medan sejak, Sabtu (2/3/2013). Kedatangannya dimaksudkan untuk mendongkrak pasangan yang diusung PDI Perjuangan dalam Pilgub Sumut 7 Maret mendatang. Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri sejak kemarin juga berada di Medan. Bagi Mega, ini adalah kedatangannya yang ketiga untuk mendongkrak popularitas calon yang mereka usung.


Ikuti berbagai berita menarik hari ini di program "Reportase Sore" TRANS TV yang tayang Senin sampai Jumat pukul 15.30 WIB

(rul/rvk)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
ProKontra Index »

Motor akan Dilarang Melintas di Jalan Protokol Jakarta

Pada Desember 2014 mendatang motor tidak diperbolehkan untuk melintas di Bundaran HI hingga Jl Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat. Rencananya motor akan dilarang di semua jalan protokol yang ada di Jakarta. Bila Anda setuju dengan kebijakan Pemprov DKI ini, pilih Pro!
Pro
34%
Kontra
66%