detikcom
Minggu, 03/03/2013 07:57 WIB

Presiden SBY Lakukan Kunjungan Bilateral ke Jerman & Hungaria

Ramdhan Muhaimin - detikNews
Halaman 1 dari 2
Jakarta - Hari ini, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) bersama sejumlah menteri melakukan kunjungan kenegaraan ke dua negara, yakni Jerman dan Hungaria. Kunjungan ke dua negara itu untuk mengokohkan kerjasama bilateral.

“Kunjungan Presiden RI ke Jerman tujuh bulan setelah kunjungan Kanselir Merkel ke Indonesia mencerminkan arti penting kemitraan bilateral di antara kedua negara," ujar Staf Khusus Presiden Bidang Hubungan Internasional Teuku Faizasyah dalam keterangannya, Minggu (3/3/2013).

Kunjungan kenegaraan ke dua negara Eropa tersebut hari ini hingga 8 Maret mendatang.

Faizasyah mengatakan kunjungan ini diharapkan intensitas saling kunjung pada tingkatan tertinggi ini akan memastikan implementasi secara menyeluruh kesepakatan kemitraan kedua negara di berbagai bidang.

Selama kunjungan ke Jerman, Presiden RI akan melakukan pertemuan bilateral dengan Presiden Republik Federal Jerman dan Kanselir Republik Federal Jerman, Angela Merkel. Kedua pertemuan bilateral tersebut akan membahas tindak lanjut Kemitraan Komprehensif yang diluncurkan oleh Presiden RI dan Kanselir Jerman di Jakarta, pada 10 Juli 2012 lalu.

"Selain itu juga akan dibahas secara mendalam prioritas kerja sama di bidang ekonomi (perdagangan, investasi dan pembangunan), kesehatan, pendidikan, riset dan teknologi, serta industri pertahanan. Juga akan dibahas kerja sama terkait ketahanan pangan, ketahanan energi, dan transportasi," katanya.

Dalam kesempatan pertemuan bilateral dengan Kanselir Jerman, akan diumumkan tokoh-tokoh dari kedua negara yang akan menjadi anggota Indonesia-German Advisory Group (IGAG). Presiden RI juga akan menerima kunjungan kehormatan Mantan Presiden Jerman Dr. Horst Khler, Menlu Jerman Dr. Guido Westerwelle, dan Walikota Berlin M Herr Klaus Wowereit.Next

Halaman 1 2

Ikuti berbagai peristiwa menarik yang terjadi sepanjang hari ini hanya di "Reportase" TRANS TV Senin - Jumat pukul 16.45 WIB

(rmd/rvk)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
ProKontra Index »

Harga BBM Harus Naik

Terbatasanya kuota BBM bersubsidi berimbas pada langkanya BBM di sejumlah SPBU plus antrean panjang kendaraan. Presiden terpilih Jokowi mengusulkan pada Presiden SBY agar harga BBM dinaikkan. Jokowi mengatakan subsidi BBM itu harus dialihkan pada usaha produktif, ditampung di desa, UMKM, nelayan. Menurutnya anggaran subsidi jangan sampai untuk hal-hal konsumtif seperti mobil-mobil pribadi. Bila Anda setuju dengan Jokowi bahwa harga BBM harus naik, pilih Pro!
Pro
44%
Kontra
56%