detikcom
Jumat, 01/03/2013 13:54 WIB

10 Ribu Tentara AS Ikut Latihan Militer Gabungan di Korsel

Rita Uli Hutapea - detikNews
Seoul, - Ribuan pasukan Amerika Serikat berkumpul di Korea Selatan (Korsel) hari ini untuk memulai latihan militer gabungan tahunan. Latihan gabungan ini akan digelar di tengah meningkatnya ketegangan di semenanjung Korea menyusul uji coba nuklir Korea Utara (Korut).

Latihan gabungan AS-Korsel yang dikenal dengan nama Foal Eagle tersebut, akan berlangsung hingga 30 April mendatang. Latihan ini akan melibatkan lebih dari 10 ribu prajurit AS serta pasukan Korsel yang jumlahnya lebih besar.

"Pasukan AS dikerahkan dari pangkalan-pangkalan di AS, Pasifik dan Jepang," ujar seorang pejabat militer seperti dilansir kantor berita Korsel, Yonhap dan diberitakan AFP, Jumat (1/3/2013).

Latihan ini akan melibatkan operasi darat, udara dan laut. Menurut Kementerian Pertahanan Jepang, latihan gabungan ini akan dimulai hari Jumat ini.

Secara terpisah, pasukan AS dan Korsel akan melakukan latihan simulasi komputer yang diberi nama Key Resolve mulai 11-21 Maret mendatang. Latihan ini akan melibatkan 3.500 tentara AS dan 10.000 prajurit Korsel.

Rival Korsel, Korut menyebut latihan itu sebagai uji coba untuk invasi. Namun Washington dan Seoul bersikeras bahwa latihan itu semata-mata bersifat pertahanan.


Akhiri hari anda dengan menyimak beragam informasi penting dan menarik sepanjang hari ini, di "Reportase Malam" pukul 01.30 WIB, hanya di Trans TV

(ita/nrl)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Senin, 21/07/2014 12:41 WIB
    Wamenhub: Jembatan Comal Bikin Jalur Darat Lebih Kompleks, Ada 3 Alternatif
    Gb Jembatan Comal, Pemalang, Jateng, yang ambles pada Jumat (18/7) malam lalu membuat mudik via jalur darat lebih kompleks. Memang Kementerian PU mengebut pengerjaan jembatan itu. Namun di satu sisi harus menunggu kelayakannya. Ada 3 alternatif jalur mudik menghindari Jembatan Comal.
ProKontra Index »

Polisi akan Razia dan Bubarkan Sahur on The Road

Dari hari ke hari, Sahur on The Road (SOTR) alias sahur keliling yang awalnya niatnya baik, membagi-bagikan sahur ke warga tidak mampu, kini melenceng semakin meresahkan, melakukan vandalisme hingga pembacokan. Terakhir Senin (21/7) dini hari, beberapa korban pembacokan kelompok SOTR berjatuhan. Polda Metro Jaya akan merazia, membubarkan hingga menindak kelompok SOTR yang melakukan tindak pidana. Bila Anda setuju dengan tindakan Polda Metro Jaya, pilih Pro!
Pro
68%
Kontra
32%