Jumat, 01/03/2013 13:32 WIB

Ganti Wajah, Koran SINDO Ciptakan Generasi Semangat Baru

Advertorial - detikNews

Jakarta - Tujuh tahun menjadi sumber referensi terpercaya, Harian Seputar Indonesia akhirnya resmi berganti nama menjadi Koran SINDO pada 1 Maret 2013. Mengusung tagline Generasi Semangat Baru, koran SINDO mengajak masyarakat Indonesia khususnya anak muda untuk berubah menjadi lebih baik.

Simbolisasi pergantian wajah lama Harian Seputar Indonesia menjadi Koran SINDO dilakukan oleh Bpk. Hary Tanoesoedibjo selaku Pemimpin Umum PT Media Nusantara Informasi (MNI) di Auditorium MNC Tower, Kebon Sirih - Jakarta (1/3). Turut menyaksikan, Pemimpin Redaksi Koran SINDO Bpk. Sururi Alfaruq dan Wakil Pemimpin Perusahaan PT MNI Ibu Priscilla D. Airin.

Hary Tanoesoedibjo mengatakan, "Jika ingin mencapai tujuan, maka kita harus berubah demi menjadi lebih baik di keesokan hari. Demikian juga Harian Seputar Indonesia yang sudah berubah menjadi Koran SINDO harus meningkatkan kualitas kerjanya. Membuat artikel yang bagus dan disukai pembaca, distribusi semakin baik supaya Koran SINDO mudah dicari dan terbit tepat waktu. Kuncinya adalah konsisten," ujar Hary.

Sementara itu Sururi Alfaruq menjelaskan perubahan dilakukan berdasarkan hasil survey litbang Koran SINDO. "Perubahan bukan hanya terjadi pada logo tapi juga pada layout yang menjadi view paper alias lebih dominan di grafis dan foto. Demikian juga dari sisi konten. Setiap hari kami mengajak pembaca untuk ikut menentukan headline edisi besok."

"Selain itu ada halaman Poros Mahasiswa dan section Gen SINDO untuk memberi kesempatan pada anak muda yang mengolah. Kami juga lebih banyak melibatkan masyarakat. Mereka bisa mengirim foto traveling untuk dimuat dan masih banyak halaman khusus lainnya," paparnya.

"Ke depannya akan terus diadakan survey untuk mengetahui apa yang diinginkan pembaca supaya Koran SINDO bisa terus survive dan menjadi media cetak nomor satu di Indonesia," pungkas Sururi.

Konferensi pers Generasi Semangat Baru juga menghadirkan tokoh-tokoh sukses yang menginspirasi anak muda yaitu Billy Boen, Rhenald Kasali, Happy Salma dan Donna Agnesia. Keempatnya berbagi cerita tentang passion di bidang pekerjaan masing-masing dan perspektif mengenai Generasi Semangat Baru.

Dalam acara yang mengundang 50 pembaca setia Koran SINDO tersebut, turut diperkenalkan Sepeda Semangat Baru yang akan lewat di komplek-komplek perumahan, program Kampus Time alias kunjungan ke kampus-kampus untuk menularkan Semangat Baru dan penandatanganan MoU dengan Blue Bird Group. Jadi, mulai sekarang Koran SINDO dapat dinikmati di semua armada taksi Blue Bird.

Rangkaian acara 'Generasi Semangat Baru' pada 1 Maret 2013 diawali dengan pelepasan balon ke udara di Bundaran Hotel Indonesia sebagai tanda berubahnya nama Harian Seputar Indonesia menjadi Koran SINDO. Selain itu, ada Mobil Semangat Baru yang standby di 12 titik se-Jakarta untuk menawarkan paket Koran SINDO+menu sarapan seharga Rp 3.000 saja. Mobil Semangat Baru dapat ditemui di Rawamangun, Kampung Melayu, UKI Cililitan, Bulungan, Lebak Bulus, Cibubur, Fatmawati, Senen, Kelapa Gading, Pasar Rebo, Depok dan Bekasi.

Informasi lebih lanjut, silakan kunjungi www.koran-sindo.com atau hubungi Talk Center Koran SINDO di (021) 3911518.

(adv/adv)


Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Advertorial Lainnya Indeks Advertorial ยป
  • Minggu, 19/10/2014 19:41 WIB
    Iriana Bicara tentang Gaya, Media Sosial, Burung hingga Diri Sendiri
    Gb Iriana, tidak lama lagi akan menjadi Ibu Negara. Banyak yang penasaran akan sosoknya. Iriana, yang cenderung tak banyak berbicara, kali ini bersedia menjawab pertanyaan. Mulai soal gaya, hobi merawat burung hingga tentang dirinya sendiri. Seperti apa?
ProKontra Index »

Jokowi Harus Dengarkan Informasi KPK agar Ciptakan Kabinet Bersih

KPK mengatakan 43 nama calon menteri yang diberikan Jokowi, setengahnya memiliki rapor merah atau incaran KPK. Pengamat politik dari UGM Ari Dwipayana mengimbau agar Jokowi harus mendengarkan informasi dari KPK tersebut agar dapat menciptakan kabinet yang bersih.Bila Anda setuju dengan Ari Dwipayanya, pilih Pro!
Pro
74%
Kontra
26%