detikcom
QuickCount Persentase Sampel
  • 6,90%
  • 9,20%
  • 6,90%
  • 18,90%
  • 14,30%
  • 11,80%
  • 9,70%
  • 7,50%
  • 6,70%
  • 5,40%
  • 1,60%
  • 1,10%
  • Last Updated : Kamis, 10 April 2014 18:39 , Sumber : Cyrus Network dan CSIS
  • 6.67%
  • 9.44%
  • 6.61%
  • 18.65%
  • 14.86%
  • 11.40%
  • 10.26%
  • 7.60%
  • 6.52%
  • 5.41%
  • 1.60%
  • 0.97%
  • Last Updated : Minggu, 20/04/2014 11:22 , Sumber : Radio Republik Indonesia
Jumat, 01/03/2013 10:44 WIB

Ganti Bajaj, Jokowi Ditawari Mobil Tawon

Ray Jordan - detikNews
Jakarta - Ada usulan agar bajaj di Jakarta diganti dengan kendaraan yang lebih ramah lingkungan. Sebagai penggantinya, ada mobil tawon yang murah dan ramah lingkungan.

PT Super Gas Indojaya selaku produsen mobil itu mendatangi Gubernur DKI Joko Widodo di Balai Kota, Jakarta, untuk memberikan penawaran. Mereka berharap bisa jadi pengganti angkutan murah bagi warga ibu kota.

"Sebenarnya kita udah nawarin dari zamannya Pak Foke. Sekarang kita nawarin lagi," kata marketing perusahaan tersebut, Nung Nurkamila, Jumat (1/3/2013).

Harga mobil tersebut per unit Rp 50 juta. Mesin mobil berkapasitas 650 cc, empat perseneling dan empat pintu. Bahan bakar mobil produksi lokal di Rangkasbitung premium, namum bisa diubah ke gas.

"Maksimal bisa muat empat orang, ini kelas mikrobus," terangnya.

Namun sayang, Nung tak bisa berjumpa langsung dengan Jokowi. Dia hanya ditemui Sekda yang memintanya untuk ikut proses lelang. Tak ada penawaran langsung produk tertentu tanpa tender.

Pemprov DKI Jakarta memang berencana meremajakan bajaj. Sebab bajaj lama menebarkan polusi udara dan suara.


Ikuti berbagai berita menarik yang terjadi hari ini di program "Reportase Sore" TRANS TV yang tayang Senin sampai Jumat pukul 15.15 WIB

(mad/nrl)


Punya info seputar #LaluLintas? Jangan lupa kirim ke pasangmata.com .

Sponsored Link

Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Kamis, 17/04/2014 12:31 WIB
    Dirut PT KCJ: Jangan Dulu Berharap Kereta Tepat Waktu
    Gb "PT KAI menggunakan track untuk kereta penumpang dan barang. Komuter di track yang sama. Dan jangan berharap ada ketepatan waktu jika rel digunakan bersama," kata Dirut PT KCJ Tri Handoyo.
ProKontra Index »

Bagi-bagi Kursi dan Menteri Itu Tidak Baik

Calon presiden PDIP Jokowi bertekad menguatkan sistem presidensial jika nanti terpilih. Jokowi menegaskan koalisi yang dibangunnya bukanlah koalisi bagi-bagi kursi dan jatah menteri. Dia mengatakan, yang akan diajak koalisi adalah partai-partai yang siap bekerja sama membangun bangsa dan negara tanpa meminta jatah kekuasaan. Bila Anda setuju dengan gagasan Jokowi, pilih Pro!
Pro
79%
Kontra
21%