detikcom
Jumat, 01/03/2013 10:44 WIB

Ganti Bajaj, Jokowi Ditawari Mobil Tawon

Ray Jordan - detikNews
Jakarta - Ada usulan agar bajaj di Jakarta diganti dengan kendaraan yang lebih ramah lingkungan. Sebagai penggantinya, ada mobil tawon yang murah dan ramah lingkungan.

PT Super Gas Indojaya selaku produsen mobil itu mendatangi Gubernur DKI Joko Widodo di Balai Kota, Jakarta, untuk memberikan penawaran. Mereka berharap bisa jadi pengganti angkutan murah bagi warga ibu kota.

"Sebenarnya kita udah nawarin dari zamannya Pak Foke. Sekarang kita nawarin lagi," kata marketing perusahaan tersebut, Nung Nurkamila, Jumat (1/3/2013).

Harga mobil tersebut per unit Rp 50 juta. Mesin mobil berkapasitas 650 cc, empat perseneling dan empat pintu. Bahan bakar mobil produksi lokal di Rangkasbitung premium, namum bisa diubah ke gas.

"Maksimal bisa muat empat orang, ini kelas mikrobus," terangnya.

Namun sayang, Nung tak bisa berjumpa langsung dengan Jokowi. Dia hanya ditemui Sekda yang memintanya untuk ikut proses lelang. Tak ada penawaran langsung produk tertentu tanpa tender.

Pemprov DKI Jakarta memang berencana meremajakan bajaj. Sebab bajaj lama menebarkan polusi udara dan suara.


Akhiri hari anda dengan menyimak beragam informasi penting dan menarik sepanjang hari ini, di "Reportase Malam" pukul 01.30 WIB, hanya di Trans TV

(mad/nrl)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Senin, 21/07/2014 12:41 WIB
    Wamenhub: Jembatan Comal Bikin Jalur Darat Lebih Kompleks, Ada 3 Alternatif
    Gb Jembatan Comal, Pemalang, Jateng, yang ambles pada Jumat (18/7) malam lalu membuat mudik via jalur darat lebih kompleks. Memang Kementerian PU mengebut pengerjaan jembatan itu. Namun di satu sisi harus menunggu kelayakannya. Ada 3 alternatif jalur mudik menghindari Jembatan Comal.
ProKontra Index »

Polisi akan Razia dan Bubarkan Sahur on The Road

Dari hari ke hari, Sahur on The Road (SOTR) alias sahur keliling yang awalnya niatnya baik, membagi-bagikan sahur ke warga tidak mampu, kini melenceng semakin meresahkan, melakukan vandalisme hingga pembacokan. Terakhir Senin (21/7) dini hari, beberapa korban pembacokan kelompok SOTR berjatuhan. Polda Metro Jaya akan merazia, membubarkan hingga menindak kelompok SOTR yang melakukan tindak pidana. Bila Anda setuju dengan tindakan Polda Metro Jaya, pilih Pro!
Pro
68%
Kontra
32%