detikcom
Kamis, 28/02/2013 23:24 WIB

Terlindas Bus, Seorang ABG Tewas Mengenaskan di Tanjung Barat

Pandu Triyuda - detikNews
Jakarta - Kecelakaan yang merenggut nyawa terjadi di wilayah Jakarta Selatan. Kali ini Seorang pemuda tewas di tempat usai berserempetan dengan pengendara motor lain.

"Korban terpental ke kanan mengenai bus MGI nopol B 7137 UI, kemudian bus sempat berhenti dan jalan lagi," ujar Kanit Laka Polres Jaksel AKP Sigit dalam pesan singkat yang diterima detikcom, Kamis (28/2/2013).

Sigit menuturkan, peristiwa terjadi pada pukul 15.30 WIB, di Jalan Raya Lenteng Agung dekat Stasiun Tanjung Barat, Jakarta Selatan. Saat itu korban bernama Erwanda Rahmansyah (16) berjalan dari arah selatan menuju arah utara menggunakan Honda Supra X no pol B 3721 SEN.

Lanjut Sigit, korban kemudian berserempetan dengan pengendara motor. "Pengendara motor dengan nopol dan jenis tidak diketahui," ungkapnya.

Korban mengalami luka parah, korban pun akhirnya tewas ditempat. "Luka korban di bagian telinga mengeluarkan darah, kepala belakang benjol, mulut luka robek dan rahang patah," terang Sigit.

Saat ini jenazah masih terbaring di RS Fatmawati guna keperluan visum.


Akhiri hari anda dengan menyimak beragam informasi penting dan menarik sepanjang hari ini, di "Reportase Malam" pukul 01.30 WIB, hanya di Trans TV

(ndu/ahy)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Senin, 21/07/2014 12:41 WIB
    Wamenhub: Jembatan Comal Bikin Jalur Darat Lebih Kompleks, Ada 3 Alternatif
    Gb Jembatan Comal, Pemalang, Jateng, yang ambles pada Jumat (18/7) malam lalu membuat mudik via jalur darat lebih kompleks. Memang Kementerian PU mengebut pengerjaan jembatan itu. Namun di satu sisi harus menunggu kelayakannya. Ada 3 alternatif jalur mudik menghindari Jembatan Comal.
ProKontra Index »

Polisi akan Razia dan Bubarkan Sahur on The Road

Dari hari ke hari, Sahur on The Road (SOTR) alias sahur keliling yang awalnya niatnya baik, membagi-bagikan sahur ke warga tidak mampu, kini melenceng semakin meresahkan, melakukan vandalisme hingga pembacokan. Terakhir Senin (21/7) dini hari, beberapa korban pembacokan kelompok SOTR berjatuhan. Polda Metro Jaya akan merazia, membubarkan hingga menindak kelompok SOTR yang melakukan tindak pidana. Bila Anda setuju dengan tindakan Polda Metro Jaya, pilih Pro!
Pro
68%
Kontra
32%