detikcom
Rabu, 27/02/2013 21:06 WIB

Pilgub Jabar, Taufiq Kiemas: Kita Mesti Percaya Hasil Survei

Sukma Indah Permana - detikNews
Jakarta - Politisi senior PDIP, Taufiq Kemas punya pandangan sendiri tentang kekalahan Rieke Diah Pitaloka-Teten Masduki di quick count Pilgub Jawa Barat. Menurutnya, hasil survei merupakan bahan pertimbangan yang bisa dipercaya.

"Kita mesti percaya hasil survei, tapi ya kita buktikan nanti (tanggal 3 Maret)," ujar Taufiq di gedung DPR RI, Senayan, Jakarta Pusat, Rabu (27/2/2013).

Menurutnya, berkaca dari Pilkada Jakarta tahun lalu, ada baiknya semua pasangan mengakui perasaannya, kalah atau menang.

"Di Jakarta bedanya begitu, Pak Foke mengakui, kalau perasaan begitu," tutur Taufiq.

"Kalau kita punya perasaan menang dan kalah ya diomongkan saja. Pak Fauzi Bowo saat pertama kalah langsung ditelepon Jokowi," lanjutnya.

Namun demikian, Taufiq mengatakan jika pasangan yang diusung PDIP, Rieke-Teten hingga saat ini masih meyakini hasil survei tidak sepenuhnya benar.

"Kalau Rieke masih punya keyakinan (menang), tunggu tanggal 3 (Maret)," kata Taufiq.


Ikuti berbagai peristiwa menarik yang terjadi sepanjang hari ini hanya di "Reportase" TRANS TV Senin - Jumat pukul 16.45 WIB

(sip/rmd)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
ProKontra Index »

Harga BBM Harus Naik

Terbatasanya kuota BBM bersubsidi berimbas pada langkanya BBM di sejumlah SPBU plus antrean panjang kendaraan. Presiden terpilih Jokowi mengusulkan pada Presiden SBY agar harga BBM dinaikkan. Jokowi mengatakan subsidi BBM itu harus dialihkan pada usaha produktif, ditampung di desa, UMKM, nelayan. Menurutnya anggaran subsidi jangan sampai untuk hal-hal konsumtif seperti mobil-mobil pribadi. Bila Anda setuju dengan Jokowi bahwa harga BBM harus naik, pilih Pro!
Pro
45%
Kontra
55%