QuickCount Persentase Sampel
  • 6,90%
  • 9,20%
  • 6,90%
  • 18,90%
  • 14,30%
  • 11,80%
  • 9,70%
  • 7,50%
  • 6,70%
  • 5,40%
  • 1,60%
  • 1,10%
  • Last Updated : Kamis, 10 April 2014 18:39 , Sumber : Cyrus Network dan CSIS
  • 6.67%
  • 9.44%
  • 6.61%
  • 18.65%
  • 14.86%
  • 11.40%
  • 10.26%
  • 7.60%
  • 6.52%
  • 5.41%
  • 1.60%
  • 0.97%
  • Last Updated : Minggu, 20/04/2014 13:08 , Sumber : Radio Republik Indonesia
Selasa, 26/02/2013 19:38 WIB

Tentara AS mengakui pemerkosaan di Okinawa

BBCIndonesia.com - detikNews
Pulau Okinawa

Pulau Okinawa menjadi rumah bagi pangkalan militer terbesar AS di Asia.

Dua tentara Amerika Serikat mengaku bersalah memperkosa seorang perempuan Jepang di Pulau Okinawa.

Perempuan itu diperkosa oleh Skyler Dozierwalker dan Christopher Browning yang sedang melakukan kunjungan singkat ke pangkalan militer Amerika Serikat tersebut.

Seorang tentara mengatakan kepada jaksa penuntut umum bahwa dia mengira tidak akan tertangkap karena akan segera meninggalkan tempat itu beberapa jam setelah pemerkosaan, seperti dilaporkan wartawan BBC di Tokyo, Rupert Wingfield-Hayes.

Setelah pemerkosaan, berkembang sentimen anti-Amerikat Serikat di kalangan warga setempat dan jam malam sempat diberlakukan atas sekitar 47.000 tentara AS yang ditempatkan di sana.

Pemerintah Jepang sudah menyampaikan protes resmi atas kejahatan yang dilakukan kedua tentara tersebut.

Tahun 1995, tiga tentara AS memperkosa seorang anak perempuan berusia 12 tahun yang memicu kemarahan masyarakat Jepang yang kembali mempertanyakan keberadaan pangkalan AS itu.

Pulau Okinawa merupakan lokasi pangkalan militer AS terbesar di kawasan Asia.

Para pengamat berpendapat pangkalan itu menjadi semakin penting di tengah upaya pemeritah Washington untuk menghadapi peningkatan kekuatan militer Cina.

(bbc/bbc)

Berita Terbaru Indeks Berita ยป
  • Kamis, 17/04/2014 12:31 WIB
    Dirut PT KCJ: Jangan Dulu Berharap Kereta Tepat Waktu
    Gb "PT KAI menggunakan track untuk kereta penumpang dan barang. Komuter di track yang sama. Dan jangan berharap ada ketepatan waktu jika rel digunakan bersama," kata Dirut PT KCJ Tri Handoyo.
ProKontra Index »

Bagi-bagi Kursi dan Menteri Itu Tidak Baik

Calon presiden PDIP Jokowi bertekad menguatkan sistem presidensial jika nanti terpilih. Jokowi menegaskan koalisi yang dibangunnya bukanlah koalisi bagi-bagi kursi dan jatah menteri. Dia mengatakan, yang akan diajak koalisi adalah partai-partai yang siap bekerja sama membangun bangsa dan negara tanpa meminta jatah kekuasaan. Bila Anda setuju dengan gagasan Jokowi, pilih Pro!
Pro
78%
Kontra
22%