Detik.com News
Detik.com
Minggu, 24/02/2013 17:37 WIB

Kalah Pilgub 2013, Dede Yusuf Menyerahkan Diri kepada Sang Ibu

Avitia Nurmatari - detikNews
Kalah Pilgub 2013, Dede Yusuf Menyerahkan Diri kepada Sang Ibu
Bandung - Usai legowo menerima hasil quick count, Dede Yusuf melakukan ritual keluarga dengan meminta doa restu kepada sang ibu. Dalam momen haru tersebut, Dede didampingi istrinya, Sendy Yusuf.

"Kemarin berangkat jadi calon gubernur saya mohon restu ibu. Sekarang saya menyerahkan diri saya sebagai anak, juga memohon kembali restu ibu," ujar Dede di rumah dinasnya, Jalan Ir H Djuanda, Minggu (24/2/2013).

Dengan penuh haru, sang ibu, Rahayu Effendi yang duduk di samping Dede, mengelus-ngelus punggung anaknya seolah isyarat untuk menguatkan Dede dari kekalahan dalam hajat demokrasi Pilgub Jabar 2013.

"Dede anakku kau baru berumur 45, Mama sudah mau 71 jalan hidupmu jauh lebih panjang daripada Mama. Mama saja dalam hidup selalu meyakini bahwa hidup bagian dari kalah dan menang. Kalah ataupun menang itu suatu upaya agar kita menjadi lebih tawadu dan tawakal," pesannya.

Menurut Rahayu, meskipun anaknya kalah, baginya tidak masalah. Ia menganggap hasil yang didapat pasangan Dede-Lex tersebut sudah ada yang mengatur.

"Mama yang melahirkanmu, membesarkanmu supaya jadi orang bersih, jujur, amanah, fatonah. Orang yang selalu ramah pada rakyat jelata. Kalau kalah, itu bukan kesalahanmu. Kalau menang, bukan pula karenamu. Ada takdir Allah," ucap artis lawas ini.

Rahayu juga mengucapkan banyak terimakasih kepada semua pihak yang telah membantu anaknya hingga saat ini.

"Saya ucapkan terimakasih kepada semua yang mengawalnya, kepada wartawan yang menuliskan beritanya, yang menyiarkannya. Semua yang membantu Dede, saya ucapkan terimakasih," katanya lirih.


Ikuti berbagai berita menarik hari ini di program "Reportase Sore" TRANS TV Senin sampai Jumat pukul 16.45 WIB

(avi/nrl)


Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Jumat, 17/04/2015 20:40 WIB
    Wawancara
    Luhut Panjaitan: Persiapan KAA Super Singkat
    Luhut Panjaitan: Persiapan KAA Super Singkat Kepala Staf Kepresidenan Jenderal (Purn) Luhut Binsar Panjaitan ditunjuk sebagai penanggung jawab peringatan 60 tahun KAA. Hanya tersedia waktu kurang lebih 6 minggu bagi panitia untuk mengadakan persiapan.
ProKontra Index »

Jokowi Presiden Pilihan Rakyat, Bukan Presiden Partai!

Ketum PDIP Megawati Soekarnoputri mengungkap hukum demokrasilah yang mengatur presiden dan wapres ikut garis politik partai. Namun pengamat politik Universitas Paramadina Hendri Satrio membantah pernyataan Mega, karena presiden adalah pilihan rakyat, bukan presiden partai. Bila Anda setuju dengan pendapat Hendri Satrio, pilih Pro!
Pro
94%
Kontra
6%