detikcom
Minggu, 24/02/2013 14:35 WIB

Pilkada Jabar

Quick Count Sementara LSI di Bandung: Aher 32,11%, Rieke 27,64%

Tya Eka Yulianti - detikNews
Bandung - Hasil sementara penghitungan suara quick count Lembaga Survei Indonesia (LSI), pasangan Ahmad Heryawan-Deddy Mizwar dan Rieke Diah Pitaloka-Teten Masduki kejar-kejaran. Aher-Deddy berada di posisi pertama, Rieke-Teten di posisi kedua. Sementara Dede Yusuf-Lex Laksamana di posisi tiga.

Berdasarkan data yang masuk hingga pukul 14.10 WIB, Minggu (24/2/2013), data suara yang masuk sudah mencapai 41,67 persen. Data yang diperoleh sebagai berikut:

Pasangan nomor 1 (Dikdik-Toyib)= 1,81 persen
Pasangan Nomor 2 (Yance-Tatang) = 14,56 persen
Pasangan Nomor 3 (Dede-Lex) = 23,88 persen
Pasangan Nomor 4 (Aher-Deddy) = 32,11 persen
Pasangan Nomor 5 (Rieke-Teten) = 27,64 persen

Menurut Direktur Riset LSI Hendro Prasetyo tingkat partisipasi yang masuk sudah 64,97 persen, dengan asumsi kabupaten dan kota belum masuk seluruhnya.

"Metode yang dipakai quick count ini sama dengan metode saat Pilgub DKI. Kali ini yang diturunkan 300 orang ke TPS disebar secara proporsional," katanya di Hotel Savoy Homann, Bandung.

Para surveior itu mengirimkan data dan masuk langsung ke receiver LSI. "Bisa dilihat dari berbagai survei sebelumnya, Dede bersaing dengan Aher, tapi saat ini kenyataannya Aher yang bersaing dengan Rieke-Teten. Ternyata Dede kurang bersaing," katanya.



Ratusan mahasiswa di universitas Samratulangi Manado saling serang. Belasan gedung perkuliahan hancur dan puluhan sepeda motor dibakar. Saksikan liputan lengkapnya dalam program "Reportase Malam" pukul 02.51 WIB hanya di Trans TV

(ern/nrl)


Punya info seputar #LaluLintas? Jangan lupa kirim ke pasangmata.com .

Sponsored Link

Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Kamis, 17/04/2014 12:31 WIB
    Dirut PT KCJ: Jangan Dulu Berharap Kereta Tepat Waktu
    Gb "PT KAI menggunakan track untuk kereta penumpang dan barang. Komuter di track yang sama. Dan jangan berharap ada ketepatan waktu jika rel digunakan bersama," kata Dirut PT KCJ Tri Handoyo.
ProKontra Index »

Camat dan Lurah Tak Perlu Ada, Ganti Jadi Manajer Pelayanan Satu Atap

Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) segera merealisasikan kantor kelurahan dan kecamatan menjadi kantor pelayanan terpadu satu pintu. Lurah dan camat bakal berfungsi sebagai manajer pelayanan. Ahok berpendapat lurah dan camat tak perlu lagi ada di Indonesia. Bila Anda setuju dengan gagasan Ahok, pilih Pro!
Pro
74%
Kontra
26%