detikcom

Minggu, 24/02/2013 16:14 WIB

Pilkada Jabar

Hasil Akhir Quick Count RCTI-SMRC : Aher 32,38 %, Rieke 29,07%

Elvan Dany Sutrisno - detikNews
Kandidat Pilkada Jabar
Jakarta - Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC) bekerjasama dengan RCTI menggelar quick count Pilgub Jabar. Hasil akhirnya menunjukkan pasangan nomor urut 4 Aher-Deddy Mizwar memimpin dengan 32,38 persen suara.

Hasil quick count tersebut ditampilkan di layar RCTI pukul 16.00 WIB, Minggu (24/2/2013). Data yang terkumpul telah mencapai 100 persen suara.

Berikut hasil akhir quick count Pilkada Jabar yang dilakukan oleh RCTI-SMRC:

1. Dikdik Mulyana Arief Mansur-Cecep Nana Suryana Toyib: 1,81 persen
2. Irianto MS Syafiuddin (Yance)-Tatang Farhanul Hakim: 12,16 persen
3. Dede Yusuf-Lex Laksamana: 24,71 persen
4. Ahmad Heryawan-Deddy Mizwar: 32,38 persen
5. Rieke Diah Pitaloka-Teten Masduki: 29,07 persen



Akhiri hari anda dengan menyimak beragam informasi penting dan menarik sepanjang hari ini, di "Reportase Malam" pukul 01.30 WIB, hanya di Trans TV

(van/nrl)


Setelah eksekusi 6 terpidana mati narkoba, dua negara menarik duta besarnya. Bagaimana perkembangan terkini? Simak di sini.


Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Selasa, 27/01/2015 16:57 WIB
    Menteri Yohana Yembise: Kekerasan Anak Akibat Nikah Muda
    Gb Bagi Yohana Susana Yembise, jabatan Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak adalah kepercayaan sekaligus menjadi simbol perjuangan atas dominasi adat di Papua, yang umumnya didominasi laki-laki. Yohana juga mengkhawatirkan tingkat kekerasan anak yang makin memprihatinkan.
ProKontra Index »

Jika Presiden Jokowi Berhentikan BW, BG Juga Harus Dinonaktifkan

Wakil Ketua KPK Bambang Widjojanto (BW) mengajukan berhenti sementara karena menjadi tersangka di Polri. Menurut peneliti ICW, Donal Fariz, bila Presiden nanti menerima pengunduran diri BW, maka Presiden juga harus menonaktifkan Komjen Budi Gunawan (BG) sebagai calon Kapolri. Apalagi kasus yang menjerat Komjen BG lebih krusial, yakni korupsi dibanding kasus yang menjerat BW, pidana biasa. Bila Anda setuju dengan Donal Fariz, pilih Pro!
Pro
73%
Kontra
27%