detikcom
Sabtu, 23/02/2013 13:32 WIB

Polda Jabar: Sopir Truk Kecelakaan Maut di Cianjur Meninggal

Ferdinan - detikNews
Jakarta - Manan (39), sopir truk yang menjadi tersangka kecelakaan mautdi Cianjur, meninggal dunia. Manan sempat mengalami kritis pasca kecelakaan.

"Manan sopir truk meninggal dunia," kata Kabid Humas Polda Jabar, Martinus Sitompul, Sabtu (23/2/2013).

Manan tercatat sebagai warga Kampung Sepanyul Gudo, Jombang. "Saat ini masih berada di RS," ujarnya.

Martinus menjelaskan kecelakaan maut di Jalan Raya Sukabumi, Desa Songgom, Cianjur terjadi sekitar pukul 06.15 WIB. Truk tronton L 9763 UA melaju dari arah Sukabumi ke Cianjur.

"Ketika menempuh jalan lurus menurun diduga rem tidak berfungsi," terangnya.

Truk menabrak bagian belakang angkot F 1922 YA yang dikemudikan Ujang yang searah kemudian menabrak belakang angkot F 1956 YE yang dikemudikan Giran.

Kemudian truk menabrak sejumlah sepeda motor dan kemudian menabrak rumah. "Truk terbalik miring roda kiri di atas," ujar Martinus.

Dalam kecelakaan ini, jumlah korban meninggal dunia 16 orang, luka berat 4 dan luka ringan 7 orang.


Ratusan mahasiswa di universitas Samratulangi Manado saling serang. Belasan gedung perkuliahan hancur dan puluhan sepeda motor dibakar. Saksikan liputan lengkapnya dalam program "Reportase Malam" pukul 02.51 WIB hanya di Trans TV

(fdn/gah)


Punya info seputar #LaluLintas? Jangan lupa kirim ke pasangmata.com .

Sponsored Link

Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Kamis, 17/04/2014 12:31 WIB
    Dirut PT KCJ: Jangan Dulu Berharap Kereta Tepat Waktu
    Gb "PT KAI menggunakan track untuk kereta penumpang dan barang. Komuter di track yang sama. Dan jangan berharap ada ketepatan waktu jika rel digunakan bersama," kata Dirut PT KCJ Tri Handoyo.
ProKontra Index »

Camat dan Lurah Tak Perlu Ada, Ganti Jadi Manajer Pelayanan Satu Atap

Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) segera merealisasikan kantor kelurahan dan kecamatan menjadi kantor pelayanan terpadu satu pintu. Lurah dan camat bakal berfungsi sebagai manajer pelayanan. Ahok berpendapat lurah dan camat tak perlu lagi ada di Indonesia. Bila Anda setuju dengan gagasan Ahok, pilih Pro!
Pro
74%
Kontra
26%