detikcom
Jumat, 22/02/2013 18:50 WIB

Aceng Fikri Nikahi Perempuan yang Jadi Pengacara Istrinya

Indra Subagja - detikNews
Jakarta - Aceng Fikri membuat kejutan. Menurut pengacaranya, Ujang Sujai, Aceng telah menikahi Ratu Leni Anggraeni yang juga pengacara istri pertamanya, Nurohimah.

"Menikah 21 Januari 2013. Nikah siri di Bandung, di Hotel Panghegar," jelas Ujang saat berbincang dengan detikcom, Jumat (22/2/2013).

Ujang menuturkan, pernikahan itu dilakukan secara mendadak, berawal dari pertemuan usai konferensi pers menyikapi keputusan Mahkamah Agung (MA).

"Yang tahu menikah hanya sedikit, saya, ajudan, dan sopirnya. Tidak tahu juga siapa saksi, wali, dan berapa maharnya," tutur Ujang.

Leni saat ini sudah tidak lagi menjadi pengacara istri pertama Aceng. Surat kuasa sudah dicabut sejak 3 hari lalu. "Ya istrinya takut disalahgunakan surat izin menikahi Fanny yang 14 Juli lalu itu," jelas Ujang.

Leni masih terlihat mendampingi Nurrohimah saat diperiksa di Mapolda Jabar 5 Februari 2013 lalu. Nurohimah diperiksa sebagai saksi dalam kasus pernikahan siri Aceng Fikri dan Fanny Octora, kasus yang mengakibatkan Aceng dicopot dari jabatan bupati Garut.

Bila benar Leni dinikahi Aceng 21 Januari, maka saat mendampingi Nurrohimah 4 Februari lalu, Leni sebenarnya sudah berstatus sebagai istri Aceng. Leni juga diketahui menjadi pengacara Aceng.
Hingga saat ini belum ada keterangan dari Aceng maupun Leni terkait berita pernikahan ini.

Ikuti berbagai berita menarik hari ini di program "Reportase" TRANS TV yang tayang Senin sampai Jumat pukul 16.45 WIB

(ndr/asy)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
ProKontra Index »

Pilkada via DPRD Potensi Korupsinya Lebih Tinggi!

DPR hari ini akan mengesahkan RUU Pilkada yang salah satunya akan menentukan apakah pemilihan kepala daerah akan tetap dilakukan secara langsung atau dikembalikan ke DPRD. KPK berpandangan, Pilkada lewat DPRD justru potensi korupsinya lebih tinggi. Bila Anda setuju dengan KPK, pilih Pro!
Pro
58%
Kontra
42%