Detik.com News
Detik.com
Jumat, 22/02/2013 13:11 WIB

Surya Paloh: 10.000 Orang Masuk NasDem Per Jam

Rois Jajeli - detikNews
Surya Paloh: 10.000 Orang Masuk NasDem Per Jam
Surabaya - Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh (SP) tak mempermasalahkan banyaknya kader yang hengkang dari partainya dan berlabuh ke partai lain. SP menegaskan, ribuan masyarakat yang siap menggantikannya.

"Ah nggak masalah. Kita doakan, karena NasDem ingin mengajak berkompetisi dalam suasana yang harmoni," ujar Surya Paloh kepada wartawan usai melepas 38 unit mobil operasional untuk 38 DPD Partai NasDem se Jawa Timur di kantor DPW, Jl Raya Darmo, Jumat (22/2/2013).

Ia menambahkan, kompetisi NasDem bukan kompetisi yang saling menyakitkan. "Capek sudah negeri ini, kalau saling menjelekkan dan mencari kekurangan diantara kita," tuturnya.

Meski Harry Tanoe dan kader lainnya pindah, bos Media Indonesia Group ini tidak mempermasalahkannya.

"Coba lihat sendiri. Coba ukur yang pergi dan datang, amat menakjubkan dan sekali lagi saya katakan bersyukur ke hadirat Tuhan," ujarnya.

Ia mencontohkan, jika kader yang tidak sesuai dan sepaham hingga pergi meninggalkan Partai NasDem sekitar 10.000 orang se-Indonesia maka sudah tergantikan sekitar 10.000 orang yang masuk ke NasDem dalam kurun waktu per jam.

"Ini transparan. Silakan cek kebenaran ucapan saya. 1 jam ada tambahan anggota. Saya tidak mengerti kenapa bergabung dengan Partai NasDem. Rata-rata 10.000 per jam," tegasnya.


Mulai hari anda dengan informasi aneka peristiwa penting dan menarik di "Reportase Pagi" pukul 04.00 - 05.30 WIB hanya di Trans TV

(roi/nrl)


Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Jumat, 17/04/2015 20:40 WIB
    Wawancara
    Luhut Panjaitan: Persiapan KAA Super Singkat
    Luhut Panjaitan: Persiapan KAA Super Singkat Kepala Staf Kepresidenan Jenderal (Purn) Luhut Binsar Panjaitan ditunjuk sebagai penanggung jawab peringatan 60 tahun KAA. Hanya tersedia waktu kurang lebih 6 minggu bagi panitia untuk mengadakan persiapan.
ProKontra Index »

Jokowi Presiden Pilihan Rakyat, Bukan Presiden Partai!

Ketum PDIP Megawati Soekarnoputri mengungkap hukum demokrasilah yang mengatur presiden dan wapres ikut garis politik partai. Namun pengamat politik Universitas Paramadina Hendri Satrio membantah pernyataan Mega, karena presiden adalah pilihan rakyat, bukan presiden partai. Bila Anda setuju dengan pendapat Hendri Satrio, pilih Pro!
Pro
94%
Kontra
6%