detikcom
Kamis, 21/02/2013 12:47 WIB

Menkes: Tak Perlu Menambah Tempat Tidur RS di Jakarta

Putro Agus Harnowo - detikNews
Jakarta - Jumlah pasien melonjak seiring penerapan Kartu Jakarta Sehat (KJS) di Jakarta. Namun Menteri Kesehatan Nafsiah Mboi menilai jumlah tempat tidur di RS di Jakarta sudah mencukupi. Tidak perlu ada penambahan.

"Menurut evaluasi saya tidak perlu penambahan tempat tidur di rumah sakit. Yang perlu adalah bagaimana membuat masyarakat Jakarta terbiasa hidup sehat dan bersih untuk mengurangi penyakit," kata Nafsiah di kantor Kemenkes, Jl HR Rasuna Said, Kuningan, Jakarta Selatan, Kamis (21/2/2013).

Nafsiah menjelaskan, Jakarta dihuni 9,7 juta jiwa. Menurut rumusan WHO maka dibutuhkan 9.700 tempat tidur. Sedangkan rumah sakit di Jakarta memiliki hampir 20 ribu tempat tidur.

"Jadi kalau di atas kertas jumlahnya sudah jauh dari mencukupi," katanya.

Nafsiah mengatakan, Jakarta memiliki 143 buah Neonatal Intensive Care Unit (NICU) yang tersebar di 46 rumah sakit. Setelah dievaluasi bayi-bayi yang dirawat di ruangan dengan alat khusus tersebut kebanyakan karena bobot lahir yang rendah.

"Jadi yang perlu kita lakukan adalah mencegah agar tidak terjadi kasus bayi berat lahir rendah atau prematur," katanya.


Mulai hari anda dengan informasi aneka peristiwa penting dan menarik di "Reportase Pagi" pukul 04.00 - 05.30 WIB hanya di Trans TV

(nal/nrl)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
ProKontra Index »

Biarkan Ahok Pilih Pendampingnya Pimpin DKI

Siapa bakal pendamping Plt Gubernur DKI Ahok? Masih menjadi pro kontra antara parpol di DPRD DKI dan Kemendagri. Kemendagri memastikan Plt Gubernur DKI Basuki T Purnama atau Ahok menjadi Gubernur menggantikan Joko Widodo. Setelah diberhentikan sebagai Wagub dan Plt Gubernur dan diangkat menjadi Gubernur, Ahok bisa memilih dua orang untuk menjadi wakilnya. Bila Anda setuju dengan Kemendagri, pilih Pro!
Pro
76%
Kontra
24%