Jumat, 22/02/2013 12:00 WIB

Taklukkan UN SD 2013 dengan Bedah SKL Digital

Advertorial - detikNews

Jakarta - UN 2013 semakin dekat. Untuk jenjang SD, UN biasanya berlangsung di bulan Mei. Ada waktu sekitar 3 bulan mempersiapkan putra-putri kita menghadapi UN tersebut.

Untuk orang tua yang sibuk dan para guru kelas VI SD, Penerbit Erlangga ingin membantu putra-putri bapak/ibu menyiapkan UN 2013 secara lebih baik. Kami menawarkan latihan Bedah SKL Digital.

Bagi putra-putri kita, latihan Bedah SKL Digital ini membantu mereka belajar lebih terarah dan sistematis. Guru dan orang tua pun dapat mengetahui dan mengajarkan materi-materi yang akan ditanyakan dalam soal-soal UN nanti. Dengan demikian, guru dan orang tua dapat membantu putra-putrinya yang mengalami kesulitan.

Panduan digital ini merupakan pendamping buku SPM Plus Sukses Menghadapi UN SD/MI 2013, juga diterbitkan Penerbit Erlangga. Buku SPM Plus mengacu Kisi-kisi UN tahun 2013 yang dikeluarkan pemerintah (Kemendikbud). SPM Plus benar-benar mengikuti panduan atau koridor Kisi-Kisi UN 2013. Tidak berlebihan kalau dikatakan, soal-soal yang ada di dalamnya mirip dengan soal-soal UN yang sebenarnya. Dengan mengerjakan soal-soal dalam SPM Plus, anak-anak kita dapat memperkirakan bentuk-bentuk soal yang bakal muncul di UN 2013.

Jadi, kalau putra-putri bapak/ibu ingin dapat nilai UN yang bagus (bahkan mendapat angka 10), berikan kesempatan kepada mereka untuk mengikuti arahan Kisi-kisi UN 2013 yang telah kami kemas dalam Bedah SKL Digital. Silahkan unduh secara free (gratis) di www.erlangga.co.id.

ayo kunjungi www.erlanggashop.com/bukusoal untuk info lebih lanjut
(adv/adv)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Advertorial Lainnya Indeks Advertorial ยป
ProKontra Index »

Motor akan Dilarang Melintas di Jalan Protokol Jakarta

Pada Desember 2014 mendatang motor tidak diperbolehkan untuk melintas di Bundaran HI hingga Jl Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat. Rencananya motor akan dilarang di semua jalan protokol yang ada di Jakarta. Bila Anda setuju dengan kebijakan Pemprov DKI ini, pilih Pro!
Pro
34%
Kontra
66%