Kamis, 21/02/2013 05:48 WIB

Truk Bermuatan Pakaian Terbalik di Tol Halim-UKI, Lalin Tersedat

Andri Haryanto - detikNews
Jakarta - Truk dengan nomor polisi B 9217 SA mengalami kecelakaan di KM 0,800 Tol Halim-UKI. Akibat insiden tersebut, ruas kendaraan yang mengarah keluar gerbang tol Halim tersendat.

Menurut keterangan petugas TMC Polda Metro Jaya, Briptu Imam, kecelakaan terjadi sekitar pukul 04.30 WIB. Saat itu, truk bermuatan pakaian tersebut melaju di ruas kiri jalan.

"Sopir diduga mengantuk dan ban menghantam trotoar, akibatnya truk terbalik," kata Imam saat dikonfirmasi detikcom, Kamis (21/2/2013).

Akibatnya, kendaraan yang hendak menuju keluar tol dan menuju ke Cawang tersendar sejak KM 3.

"Saat ini sedang penanganan petugas di lapangan," katanya.

Belum diketahui apakah ada korban jiwa atau luka dalam peristiwa tersebut. "Informasi kronologis dan korban masih menunggu petugas di lapangan," jelas Imam.


Mulai hari anda dengan informasi aneka peristiwa penting dan menarik di "Reportase Pagi" pukul 04.00 - 05.30 WIB hanya di Trans TV

(ahy/ahy)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Jumat, 22/08/2014 12:40 WIB
    ANS Kosasih: Fokus Pelayanan Prima TransJ, Kurangi 1 Juta Perjalanan di 2017
    Gb PT Transportasi Jakarta baru saja dibentuk pada Maret 2014 lalu. PT Transportasi Jakarta ini masih mengalami masa transisi dari BLU UP TransJakarta. Fokus mereka menggunakan teknologi untuk meningkatkan pelayanan menjadi prima hingga bisa mengurangi 1 juta perjalanan di tahun 2017 nanti.
ProKontra Index »

Pemprov DKI Larang Aplikasi Taksi Uber

Baru diluncurkan sepekan, aplikasi penghubung taksi Uber langsung mendapat respons negatif dari Pemprov DKI. Alasan pelarangannya, mulai dari tak ada izin, tak ada kantor, tak mengikuti tarif resmi, berpelat hitam sehingga dikhawatirkan merugikan konsumen. Bila Anda setuju dengan Pemprov DKI yang melarang aplikasi taksi Uber, pilih Pro! Bila tidak setuju pelarangan taksi Uber, pilih Kontra!
Pro
83%
Kontra
17%