Kamis, 21/02/2013 00:00 WIB

Kombes Basaruddin Dilantik Jadi Wakapolda Sumut

Khairul Ikhwan - detikNews
Medan, - Komisaris Besar (Kombes) Basaruddin dilantik sebagai pejabat baru Wakil Kepala Kepolisian Daerah (Wakapolda) Sumatera Utara (Sumut). Dia menggantikan Brigjen Pol Cornelis Hutagaol yang selanjutnya bertugas di Mabes Polri.

Pelantikan Basaruddin sebagai Wakapolda Sumut berlangsung Rabu (20/2/2013) di Aula Kamtibmas Polda Sumut, Jalan Medan–Tanjung Morawa. Pelantikan yang dipimpin Kapolda Sumut Irjen Pol Wisjnu Amat Satro tersebut, dihadiri para pejabat utama Polda.

Dalam arahannya Irjen Wisjnu menyatakan agar Basaruddin dapat cepat beradaptasi dengan lingkungan tugas baru yang dihadapi. Basaruddin juga diharapkan perannya untuk menjaga keharmonisan, kekompakan dan soliditas anggota, baik saat berdinas maupun di luar kedinasan.

"Wakapolda yang baru diharapkan dapat melaksanakan tugas dengan baik, penuh tanggung jawab sesuai tupoksi dan kewenangan sebagai wakapolda," kata Wisjnu.

Wisjnu juga meminta mantan Wakapolda Yogyakarta itu untuk dapat mempertahankan hal positif yang dilakukan Cornelis Hutagaol serta mengembangkan inisiatif dan kreasi untuk menciptakan terobosan baru.

Kombes Basaruddin sebelumnya menjabat sebagai Wakapolda Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY). Dia merupakan lulusan Akpol 1988 dan alumni SMPN 1 dan SMAN 1 Brebes, Jawa Tengah. Sementara Brigjen Cornelius seterusnya bertugas sebagai Perwira Tinggi Pelayanan Masyarakat (Pati Yanma) Mabes Polri.


Ikuti berbagai berita menarik hari ini di program "Reportase" TRANS TV yang tayang Senin sampai Jumat pukul 16.45 WIB

(rul/ahy)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Minggu, 19/10/2014 19:41 WIB
    Iriana Bicara tentang Gaya, Media Sosial, Burung hingga Diri Sendiri
    Gb Iriana, tidak lama lagi akan menjadi Ibu Negara. Banyak yang penasaran akan sosoknya. Iriana, yang cenderung tak banyak berbicara, kali ini bersedia menjawab pertanyaan. Mulai soal gaya, hobi merawat burung hingga tentang dirinya sendiri. Seperti apa?
ProKontra Index »

Tak Perlu Arak-arakan Pesta Rakyat Saat Pelantikan Jokowi

Relawan Jokowi-JK akan menggelar pesta rakyat saat pelantikan presiden dan wapres pada 20 Oktober 2014 nanti dimulai dari Semanggi dan berakhir di Monas. Kapolri Jenderal Sutarman menyarankan tidak perlu ada acara arak-arakan seperti itu. "Saya sarankan tidak perlu arak-arakan, saya kira tidak perlu. Mungkin kalau bersyukur, bersyukur berdoa saja, enggak perlu arak-arakan," kata Kapolri. Bila Anda setuju dengan Kapolri, pilih Pro!
Pro
36%
Kontra
64%