Detik.com News
Detik.com
Rabu, 20/02/2013 14:35 WIB

7 Ayah Bejat yang 'Terkam' Anaknya Sendiri

Nograhany Widhi K - detikNews
Index Artikel Ini  Klik "Next" untuk membaca artikel selanjutnya « Prev 7 dari 8 Next »
7 Ayah Bejat yang Terkam Anaknya Sendiri - 7 dok detikcom
6. Sunoto Perkosa Anaknya yang Masih SD

Masih ingat bocah kelas 5 SD yang tiba-tiba menurun kesadarannya karena terus mengalami kejang-kejang dan harus dirawat di ICU RS Persahabatan? Dugaan kekerasan seksual baru diketahui setelah petugas di IGD menemukan kemaluan korban membengkak. Korban masih belum sadar sejak 6 hari dia masuk rumah sakit. Bocah (10) itu akhirnya meninggal dunia pada Minggu (6/1/2013) lalu karena radang otak.

Di kemaluan dan di anusnya ditemukan luka kekerasan seksual yang sudah infeksi dan mengidap penyakit raja singa.

Ternyata diketahui ayah korban, Sunoto memperkosa anak bungsunya yang masih berusia 10 tahun. Dia juga mengaku mengidap penyakit raja singa.

"Menurut pengakuan yang bersangkutan, menderita penyakit tersebut sejak umur 14 tahun, sekarang umur 54," kata Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Putut Eko Bayuseno dalam jumpa pers di Mapolda Metro Jaya, Jl Sudirman, Jakarta, Jumat (18/1/2013).

Keluarga ini tinggal bersama dalam satu petak ruangan kontrakan berukuran 5x4 meter, dia tinggal bersama kakak-kakaknya serta kedua orang tuanya yang mengais rezeki dengan memulung. Pada Oktober 2012, sang ibu dirawat di rumah sakit. Nah, diduga saat itulah perbuatan keji Sunoto itu dilakukan.



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Senin, 23/02/2015 10:27 WIB
    Komjen Badrodin: Penertiban Internal agar Tak Terjangkit Hedonis-Konsumtif
    Komjen Badrodin: Penertiban Internal agar Tak Terjangkit Hedonis-Konsumtif Wakil Kapolri Komjen Badrodin Haiti diusulkan Presiden Jokowi menjadi calon Kapolri. Komjen Badrodin mengakui masih banyak perbaikan yang perlu dilakukan di jajaran Polri. Dia juga dengan besar hati mengakui masih banyak penyimpangan yang perlu ditertibkan. Apa saja?
ProKontra Index »

MA Harus Turun Tangan Setop 'Sarpin Effect'!

Putusan hakim PN Jaksel Sarpin Rizaldi yang memperbolehkan status tersangka jadi materi gugatan praperadilan berpotensi menimbulkan kekacauan hukum di Indonesia. "MA harus menyetop. Segera batalkan putusan Sarpin. Kalau tidak, semua tersangka akan melakukan hal yang sama," jelas FH Unsoed Purwokerto, Prof Dr Hibnu Nugroho. Bila Anda setuju dengan Prof Hibnu, pilih Pro!
Pro
93%
Kontra
7%