Detik.com News
Detik.com

Rabu, 20/02/2013 13:49 WIB

Hari ke-128 Jokowi

Jokowi Sulap Waduk Ria Rio Bak Marina Bay Singapura Pertengahan Tahun

Ahmad Juwari - detikNews
Jokowi Sulap Waduk Ria Rio Bak Marina Bay Singapura Pertengahan Tahun
Jakarta - Waduk Ria Rio nan kumuh bakalan ganti wajah bagaikan Marina Bay di Singapura. Pengerjaan itu direncanakan dikebut mulai pertengahan tahun 2013.

Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo (Jokowi) mengatakan upaya menambah ruang terbuka hijau (RTH) sudah dimulai di jalan-jalan Ibukota.

"Fokus ke Ria Rio, Daan Mogot. Pertengahan tahun nanti," kata Jokowi usai public hearing membahas MRT di Gedung Balai Agung Balai Kota, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Rabu (20/2/2013).

Penambahan RTH di Jakarta merupakan salah satu dari 9 program unggulan Jokowi.

Sarjana Kehutanan UHM ini akan memborong waduk seluas 8 hektar yang saat ini masih milik swastu itu sebagai upaya memperluas ruang RTH. Kawasan itu akan dirombak menjadi kawasan yang nyaman dan layak untuk tujuan wisata seperti Marina Bay di Negeri Singa.


Ikuti berbagai berita menarik hari ini di program "Reportase Sore" TRANS TV Senin sampai Jumat pukul 16.45 WIB

(aan/mad)


Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Jumat, 17/04/2015 20:40 WIB
    Wawancara
    Luhut Panjaitan: Persiapan KAA Super Singkat
    Luhut Panjaitan: Persiapan KAA Super Singkat Kepala Staf Kepresidenan Jenderal (Purn) Luhut Binsar Panjaitan ditunjuk sebagai penanggung jawab peringatan 60 tahun KAA. Hanya tersedia waktu kurang lebih 6 minggu bagi panitia untuk mengadakan persiapan.
ProKontra Index »

Jokowi Presiden Pilihan Rakyat, Bukan Presiden Partai!

Ketum PDIP Megawati Soekarnoputri mengungkap hukum demokrasilah yang mengatur presiden dan wapres ikut garis politik partai. Namun pengamat politik Universitas Paramadina Hendri Satrio membantah pernyataan Mega, karena presiden adalah pilihan rakyat, bukan presiden partai. Bila Anda setuju dengan pendapat Hendri Satrio, pilih Pro!
Pro
95%
Kontra
5%