detikcom
QuickCount Persentase Sampel
  • 6,90%
  • 9,20%
  • 6,90%
  • 18,90%
  • 14,30%
  • 11,80%
  • 9,70%
  • 7,50%
  • 6,70%
  • 5,40%
  • 1,60%
  • 1,10%
  • Last Updated : Kamis, 10 April 2014 18:39 , Sumber : Cyrus Network dan CSIS
  • 6.67%
  • 9.44%
  • 6.61%
  • 18.65%
  • 14.86%
  • 11.40%
  • 10.26%
  • 7.60%
  • 6.52%
  • 5.41%
  • 1.60%
  • 0.97%
  • Last Updated : Jumat, 18/04/2014 17:38 , Sumber : Radio Republik Indonesia
Rabu, 20/02/2013 06:56 WIB

Jokowi Kembali Gelar Dengar Pendapat Publik Soal MRT Hari Ini

Ray Jordan - detikNews
Jakarta - Hingga saat ini, rencana pembangunan Mass Rapid Transit (MRT) di Jakarta masih terbengkalai. Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo (Jokowi) masih menimbang-nimbang dan mendengarkan masukan langsung dari pihak MRT, para ahli transportasi dan warga.

Rencananya hari ini, Rabu (20/2/2013) Jokowi kembali akan menggelar dengar pendapat masyarakat terkait rencana proyek MRT. Informasi yang dihimpun detikcom, agenda tersebut akan digelar pukul 10.00 WIB bertempat di gedung Balai Kota DKI, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat.

Sebelumnya, rapat dengar pendapat publik ini juga pernah diselenggarakan oleh Jokowi. Sayangnya, Jokowi masih belum bisa memutuskan kapan proyek ini akan berjalan.

Jokowi juga pernah mengucapkan MRT akan segera dimulai. Dia memastikan pembangunan dua proyek transportasi massal itu akan mulai dikerjakan pada bulan Februari ini.

"Bulan ini insya Allah dua-duanya (MRT dan Monorel) akan kita mulai," ujar Jokowi Selasa (5/2/2013) lalu.


Ratusan mahasiswa di universitas Samratulangi Manado saling serang. Belasan gedung perkuliahan hancur dan puluhan sepeda motor dibakar. Saksikan liputan lengkapnya dalam program "Reportase Malam" pukul 02.51 WIB hanya di Trans TV

(jor/rmd)


Punya info seputar #LaluLintas? Jangan lupa kirim ke pasangmata.com .

Sponsored Link

Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Kamis, 17/04/2014 12:31 WIB
    Dirut PT KCJ: Jangan Dulu Berharap Kereta Tepat Waktu
    Gb "PT KAI menggunakan track untuk kereta penumpang dan barang. Komuter di track yang sama. Dan jangan berharap ada ketepatan waktu jika rel digunakan bersama," kata Dirut PT KCJ Tri Handoyo.
ProKontra Index »

Bagi-bagi Kursi dan Menteri Itu Tidak Baik

Calon presiden PDIP Jokowi bertekad menguatkan sistem presidensial jika nanti terpilih. Jokowi menegaskan koalisi yang dibangunnya bukanlah koalisi bagi-bagi kursi dan jatah menteri. Dia mengatakan, yang akan diajak koalisi adalah partai-partai yang siap bekerja sama membangun bangsa dan negara tanpa meminta jatah kekuasaan. Bila Anda setuju dengan gagasan Jokowi, pilih Pro!
Pro
79%
Kontra
21%