detikcom
Selasa, 19/02/2013 21:08 WIB

4 Kawanan Curanmor Dibekuk Polres Garut, 2 Pelaku Ditembak Kakinya

Mansyur Hidayat - detikNews
Barang bukti motor hasil curian. (Ilustrasi/detikcom)
Garut - Empat pelaku pencurian sepeda motor yang sering beroperasi di Garut, Jawa Barat, berhasil dibekuk polisi. Dua di antaranya terpaksa ditembak kakinya oleh polisi karena berusaha melarikan diri saat disergap.

"Kami terpaksa melakukan tindakan penembakan pada kaki, karena kami tak ingin kehilangan buruan yang sudah meresahkan masyarakat Garut," ujarnya Kasat Reskrim Polres Garut, AKP Dadang Garnadi kepada wartawan, Selasa (19/2/2013).

Dadang mengatakan penangkapan terhadap keempat pelaku dilakukan hari ini. Ketiga pelaku berinisal Te (30), Em (38), Hen (40) dan seorang penadah berinisial De (35).

Penangkapan keempat sindikat pencuri sepeda motor tersebut berawal dari laporan sejumlah warga yang menjadi korban pencurian. Resmob Polres Garut langsung melakukan penyelidikian hingga akhirnya berhasil mengungkap sindikat pencurian tersebut.

"Anggota beberapa minggu terus melakukan penyelidikan, hasilnya cukup memuaskan 4 orang sindikan pencuri sepeda motor, berhasil kami tangkap," ungkapnya.

Dadang mengatakan para pencuri umumnya melakukan aksi untuk kendaraan yang diparkir di pinggir jalan atau di dalam garasi rumah yang berada di Kecamatan Garut Kota, Tarogong, dan Samarang.

"Mereka merusak kunci untuk membawa kabur sepeda motor korban. Dari jumlah lokasi dan korban, pemain lama. Namun kami masih selidiki apakah ada kaitan dengan jaringan lain," ucapnya.

Dari hasil pengembangan, petugas berhasil mengamankan beberapa barang bukti diantaranya 9 unit sepeda motor dan 1 buah kunci leter T (Astag) dari tangan tersangka.

"Baru 9 yang bisa kita amankan dari 13 kendaraan yang sempat diakui pelaku. Kita masih kumpulkan barang buktinya," pungkas Dadang.


Ikuti berbagai berita menarik hari ini di program "Reportase Sore" TRANS TV yang tayang Senin sampai Jumat pukul 15.15 WIB

(rmd/rmd)


Punya info seputar #LaluLintas? Jangan lupa kirim ke pasangmata.com .

Sponsored Link

Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Kamis, 17/04/2014 12:31 WIB
    Dirut PT KCJ: Jangan Dulu Berharap Kereta Tepat Waktu
    Gb "PT KAI menggunakan track untuk kereta penumpang dan barang. Komuter di track yang sama. Dan jangan berharap ada ketepatan waktu jika rel digunakan bersama," kata Dirut PT KCJ Tri Handoyo.
ProKontra Index »

Camat dan Lurah Tak Perlu Ada, Ganti Jadi Manajer Pelayanan Satu Atap

Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) segera merealisasikan kantor kelurahan dan kecamatan menjadi kantor pelayanan terpadu satu pintu. Lurah dan camat bakal berfungsi sebagai manajer pelayanan. Ahok berpendapat lurah dan camat tak perlu lagi ada di Indonesia. Bila Anda setuju dengan gagasan Ahok, pilih Pro!
Pro
75%
Kontra
25%
MustRead close