Detik.com News
Detik.com
Selasa, 19/02/2013 20:21 WIB

Puting Beliung Landa Palangkaraya, 1 Orang Meninggal

Ray Jordan - detikNews
Jakarta - Angin puting beliung bertiup kencang di Kota Palangkaraya, Kalimantan Tengah. Akibat angin ini, beberapa rumah mengalami kerusakan dan satu orang meninggal dunia akibat tertimpa tembok bangunan.

"Perisitiwa terjadi pukul 15.00 WIB. Beberapa atap bangunan mengalami kerusakan. Belasan pohon tumbang di beberapa ruas jalan, dan satu orang meninggal tertimpa tembok bangunan 3 lantai yang sedang dibangun," ujar Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB, Sutopo Purwo Nugroho melalui pesan singkat kepada detikcom, Selasa (19/2/2013).

Korban meninggal bernama Pujo Marsuji berusia 45 tahun.

Sutopo menjelaskan, angin puting beliung tersebut juga diikuti oleh hujan deras. Akibatnya terjadi banjir di Jalan Arut, Palangkaraya. Saat ini petugas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kalimantan Tengah bersama relawan sudah tiba ke lapangan.

"Saat ini pendataan masih dilakukan," jelasnya.


Ikuti berbagai berita menarik hari ini di program "Reportase Sore" TRANS TV Senin sampai Jumat pukul 16.45 WIB

(jor/rmd)


Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Senin, 23/02/2015 10:27 WIB
    Komjen Badrodin: Penertiban Internal agar Tak Terjangkit Hedonis-Konsumtif
    Komjen Badrodin: Penertiban Internal agar Tak Terjangkit Hedonis-Konsumtif Wakil Kapolri Komjen Badrodin Haiti diusulkan Presiden Jokowi menjadi calon Kapolri. Komjen Badrodin mengakui masih banyak perbaikan yang perlu dilakukan di jajaran Polri. Dia juga dengan besar hati mengakui masih banyak penyimpangan yang perlu ditertibkan. Apa saja?
ProKontra Index »

MA Harus Turun Tangan Setop 'Sarpin Effect'!

Putusan hakim PN Jaksel Sarpin Rizaldi yang memperbolehkan status tersangka jadi materi gugatan praperadilan berpotensi menimbulkan kekacauan hukum di Indonesia. "MA harus menyetop. Segera batalkan putusan Sarpin. Kalau tidak, semua tersangka akan melakukan hal yang sama," jelas FH Unsoed Purwokerto, Prof Dr Hibnu Nugroho. Bila Anda setuju dengan Prof Hibnu, pilih Pro!
Pro
94%
Kontra
6%