detikcom
QuickCount Persentase Sampel
  • 6,90%
  • 9,20%
  • 6,90%
  • 18,90%
  • 14,30%
  • 11,80%
  • 9,70%
  • 7,50%
  • 6,70%
  • 5,40%
  • 1,60%
  • 1,10%
  • Last Updated : Kamis, 10 April 2014 18:39 , Sumber : Cyrus Network dan CSIS
  • 6.67%
  • 9.44%
  • 6.61%
  • 18.65%
  • 14.86%
  • 11.40%
  • 10.26%
  • 7.60%
  • 6.52%
  • 5.41%
  • 1.60%
  • 0.97%
  • Last Updated : Senin, 21/04/2014 07:30 , Sumber : Radio Republik Indonesia
Selasa, 19/02/2013 18:53 WIB

BK: Staf Ahli Anggota DPR Supomo Akui Terima Uang Pegawai BPBD Cianjur

Ahmad Toriq - detikNews
Jakarta - Ketua Badan Kehormatan (BK) M Prakosa mengungkap hasil pemeriksaan Haris Hartoyo yang dilakukan dua pekan lalu. Dalam pemeriksaan, tenaga ahli anggota DPR Supomo itu mengakui telah menerima uang dari pegawai BPBD M Sukarya.

"Dia mengakui menerima dana sekian-sekian, kemudian dia mengatakan ada Dikdik juga menerima itu," kata Prakosa di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Selasa (19/2/2013).

Prakosa menuturkan Haris mengakui menerima dana dari Sukarya. Namun dia tak menyebut bahwa dana itu disetor ke atasannya anggota Komisi XI Supomo.

"Nggak, dia nggak bilang kalau setor ke Supomo," ujarnya.

Informasi yang dihimpun Haris menerima Rp 485 juta dari Sukarya, sedangkan Dikdik menerima Rp 800 juta.

Sedianya Haris dan Dikdik dipanggil BK DPR hari ini, namun keduanya tak hadir.


Rayakan kasih sayang anda dengan coklat. tapi bagaimana kalau coklat tersebut ternyata rekondisi? Simak di Reportase Investigasi, Pukul 16.30 WIB Hanya di TRANS TV

(trq/ndr)


Punya info seputar #LaluLintas? Jangan lupa kirim ke pasangmata.com .

Sponsored Link

Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Kamis, 17/04/2014 12:31 WIB
    Dirut PT KCJ: Jangan Dulu Berharap Kereta Tepat Waktu
    Gb "PT KAI menggunakan track untuk kereta penumpang dan barang. Komuter di track yang sama. Dan jangan berharap ada ketepatan waktu jika rel digunakan bersama," kata Dirut PT KCJ Tri Handoyo.
ProKontra Index »

Bagi-bagi Kursi dan Menteri Itu Tidak Baik

Calon presiden PDIP Jokowi bertekad menguatkan sistem presidensial jika nanti terpilih. Jokowi menegaskan koalisi yang dibangunnya bukanlah koalisi bagi-bagi kursi dan jatah menteri. Dia mengatakan, yang akan diajak koalisi adalah partai-partai yang siap bekerja sama membangun bangsa dan negara tanpa meminta jatah kekuasaan. Bila Anda setuju dengan gagasan Jokowi, pilih Pro!
Pro
78%
Kontra
22%
MustRead close