Detik.com News
Detik.com
Selasa, 19/02/2013 18:53 WIB

BK: Staf Ahli Anggota DPR Supomo Akui Terima Uang Pegawai BPBD Cianjur

Ahmad Toriq - detikNews
Jakarta - Ketua Badan Kehormatan (BK) M Prakosa mengungkap hasil pemeriksaan Haris Hartoyo yang dilakukan dua pekan lalu. Dalam pemeriksaan, tenaga ahli anggota DPR Supomo itu mengakui telah menerima uang dari pegawai BPBD M Sukarya.

"Dia mengakui menerima dana sekian-sekian, kemudian dia mengatakan ada Dikdik juga menerima itu," kata Prakosa di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Selasa (19/2/2013).

Prakosa menuturkan Haris mengakui menerima dana dari Sukarya. Namun dia tak menyebut bahwa dana itu disetor ke atasannya anggota Komisi XI Supomo.

"Nggak, dia nggak bilang kalau setor ke Supomo," ujarnya.

Informasi yang dihimpun Haris menerima Rp 485 juta dari Sukarya, sedangkan Dikdik menerima Rp 800 juta.

Sedianya Haris dan Dikdik dipanggil BK DPR hari ini, namun keduanya tak hadir.


Ikuti berbagai berita menarik hari ini di program "Reportase Sore" TRANS TV Senin sampai Jumat pukul 16.45 WIB

(trq/ndr)


Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Jumat, 17/04/2015 20:40 WIB
    Wawancara
    Luhut Panjaitan: Persiapan KAA Super Singkat
    Luhut Panjaitan: Persiapan KAA Super Singkat Kepala Staf Kepresidenan Jenderal (Purn) Luhut Binsar Panjaitan ditunjuk sebagai penanggung jawab peringatan 60 tahun KAA. Hanya tersedia waktu kurang lebih 6 minggu bagi panitia untuk mengadakan persiapan.
ProKontra Index »

Jokowi Presiden Pilihan Rakyat, Bukan Presiden Partai!

Ketum PDIP Megawati Soekarnoputri mengungkap hukum demokrasilah yang mengatur presiden dan wapres ikut garis politik partai. Namun pengamat politik Universitas Paramadina Hendri Satrio membantah pernyataan Mega, karena presiden adalah pilihan rakyat, bukan presiden partai. Bila Anda setuju dengan pendapat Hendri Satrio, pilih Pro!
Pro
94%
Kontra
6%