detikcom
QuickCount Persentase Sampel
  • 6,90%
  • 9,20%
  • 6,90%
  • 18,90%
  • 14,30%
  • 11,80%
  • 9,70%
  • 7,50%
  • 6,70%
  • 5,40%
  • 1,60%
  • 1,10%
  • Last Updated : Kamis, 10 April 2014 18:39 , Sumber : Cyrus Network dan CSIS
  • 6.67%
  • 9.44%
  • 6.61%
  • 18.65%
  • 14.86%
  • 11.40%
  • 10.26%
  • 7.60%
  • 6.52%
  • 5.41%
  • 1.60%
  • 0.97%
  • Last Updated : Rabu, 16/04/2014 23:22 , Sumber : Radio Republik Indonesia
Selasa, 19/02/2013 18:28 WIB

SBY Minta Warga Tak Larut dalam Kegaduhan Politik

Rivki - detikNews
Jakarta - Menjelang pelaksaan Pemilu dan Pilpres 2014 situasi politik nasional akan sering bergejolak bahkan memanas. Fenomena demikian tergolong wajar. Namun demikian warga masyarakat jangan sampai larut dalam hiruk pikuk politik yang mungkin terjadi.

Demikian disampaikan Presiden SBY dalam puncak perayaan nasional Imlek 2013, di JCC, Jl Gatot Subroto, Jakarta. Turut hadir pejabat negara seperti Wapres RI Boediono, Kapolri Jend Timur Pradopo, Panglima TNI Laksamana Agus Suhartono, Mendikbud M Nuh dan Ketua DPR Marzuki Alie, serta pejabat negara lainnya.

"Saya berpesan agar kita saling jaga diri, tidak larut dalam kompetisi yang tidak jujur, serta kompetisi yang umbar keburukan dan kebencian," kata SBY.

Sebelumnya dia mengingatkan agar para politisi tidak melakukan aksi kampanye hitam untuk menjatuhkan lawan politiknya. Justru perlu dipelihara situasi kondusif yang berhasil dibangun selama ini.

SBY juga menyinggung para penebar fitnah, caci maki dan pemberitaan yang mengumbar keburukan pihak tertentu. Menurut SBY, hal tersebut merupakan tanda kemerosotan rasa malu dalam kehidupan bermasyarakat.

"Masih terjadinya kasus-kasus korupsi, kongkalikong, aksi kekerasan, fitnah, caci maki, dan berbagai pemberitaan yg mengumbar keburukan adalah tanda-tanda merosotnya rasa malu dalam kehidupan masyarakat kita. Situasi ini sungguh memprihatinkan kita," imbuhnya.

"Jangan sia-siakan momentum emas, peluang terbaik untuk mempercepat kemakmuran bersama dengan prioritas kurangi kemiskinan," tutup SBY dalam pidatonya.


Ratusan mahasiswa di universitas Samratulangi Manado saling serang. Belasan gedung perkuliahan hancur dan puluhan sepeda motor dibakar. Saksikan liputan lengkapnya dalam program "Reportase Malam" pukul 02.51 WIB hanya di Trans TV

(rvk/lh)


Punya info seputar #LaluLintas? Jangan lupa kirim ke pasangmata.com .

Sponsored Link

Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Berita Terbaru Indeks Berita ยป
ProKontra Index »

Bagi-bagi Kursi dan Menteri Itu Tidak Baik

Calon presiden PDIP Jokowi bertekad menguatkan sistem presidensial jika nanti terpilih. Jokowi menegaskan koalisi yang dibangunnya bukanlah koalisi bagi-bagi kursi dan jatah menteri. Dia mengatakan, yang akan diajak koalisi adalah partai-partai yang siap bekerja sama membangun bangsa dan negara tanpa meminta jatah kekuasaan. Bila Anda setuju dengan gagasan Jokowi, pilih Pro!
Pro
88%
Kontra
12%