Selasa, 19/02/2013 17:10 WIB

Berapa Dana HT untuk Caleg Hanura?

Ahmad Toriq - detikNews
HT masuk Hanura
Jakarta - Bergabungnya Hary Tanoesudibjo ke Hanura menjadi angin segar bagi partai besutan Wiranto itu. HT disebut akan memberikan modal untuk caleg Hanura, berapa besarannya?

"Soal bantuan dana itu belum dibicarakan dengan kami," kata Ketua DPP Hanura, Nuning Kertopati, saat dihubungi detikcom, Selasa (19/2/2013).

Namun bantuan HT tersebut tentu sangat diharapkan oleh para caleg Hanura. Memang HT telah berkomitmen all out untuk mendongkrak elektabilitas Hanura.

"Insya Allah itu benar," ujarnya.

Lebih jauh, Nuning mengakui kehadiran HT membawa dampak positif yang cukup signifikan bagi Hanura. Kehadiran HT disebutnya menjadi salah satu faktor peningkatan elektabilitas Hanura dalam survei Lembaga Survei Jakarta.

"Bisa juga karena kehadiran Pak HT, sehingga menambah meningkatnya pamor, akuntabilitas partai tentunya," imbuh anggota Komisi I DPR itu.

Sebelumnya Ketua DPP Partai Hanura Saleh Husin menyebut adanya bantuan HT kepada caleg Hanura. Caleg DPR RI Partai Hanura ada 560 orang, namun ada 77 dapil yang menjadi andalan HT. Sejumlah orang HT juga akan maju Pileg.

Lalu apakah dana yang disediakan HT per caleg mencapai Rp 5 miliar seperti yang dijanjikan Partai NasDem? "Insya Allah itu benar," pungkasnya.


Ikuti berbagai peristiwa menarik yang terjadi sepanjang hari ini hanya di "Reportase" TRANS TV Senin - Jumat pukul 16.45 WIB

(trq/van)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Minggu, 19/10/2014 19:41 WIB
    Iriana Bicara tentang Gaya, Media Sosial, Burung hingga Diri Sendiri
    Gb Iriana, tidak lama lagi akan menjadi Ibu Negara. Banyak yang penasaran akan sosoknya. Iriana, yang cenderung tak banyak berbicara, kali ini bersedia menjawab pertanyaan. Mulai soal gaya, hobi merawat burung hingga tentang dirinya sendiri. Seperti apa?
ProKontra Index »

Jokowi Harus Dengarkan Informasi KPK agar Ciptakan Kabinet Bersih

KPK mengatakan 43 nama calon menteri yang diberikan Jokowi, setengahnya memiliki rapor merah atau incaran KPK. Pengamat politik dari UGM Ari Dwipayana mengimbau agar Jokowi harus mendengarkan informasi dari KPK tersebut agar dapat menciptakan kabinet yang bersih.Bila Anda setuju dengan Ari Dwipayanya, pilih Pro!
Pro
65%
Kontra
35%