detikcom
Selasa, 19/02/2013 11:59 WIB

Anak yang Disetubuhi Ayahnya Selama 5 Tahun Hamil 1 Bulan

Nala Edwin - detikNews
Jakarta - Polisi masih memeriksa Dedi Periyatna (45) yang tega menyetubuhi anak kandungnya selama 5 tahun. Saat ini korban sudah hamil 1 bulan.

"Anaknya mengaku hamil 1 bulan," kata Kanit PPA Mapolres Jakarta Timur, AKP Endang, saat dihubungi detikcom, Selasa (19/2/2013).

Saat ditanya mengenai penyebab Dedi memperkosa anaknya sendiri, Endang mengatakan saat ini hal itu masih terus didalami. "Ini masih kita periksa untuk mengetahui motifnya," katanya.

Dedi mulai berbuat keji saat anak gadisnya berusia 13 tahun. Perbuatan ini dilakukan berkali-kali hingga anaknya berusia 18 tahun.

Perbuatan bejat itu terungkap setelah korban melaporkan perbuatannya itu ke kakeknya. Kemudian bersama kakeknya, korban melapor ke ke Unit Perlindungan Prempuan Anak (PPA) Mapolres Jakarta Timur.


Ikuti berbagai berita menarik hari ini di program "Reportase" TRANS TV yang tayang Senin sampai Jumat pukul 12.45 WIB

(nal/nrl)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Senin, 21/07/2014 12:41 WIB
    Wamenhub: Jembatan Comal Bikin Jalur Darat Lebih Kompleks, Ada 3 Alternatif
    Gb Jembatan Comal, Pemalang, Jateng, yang ambles pada Jumat (18/7) malam lalu membuat mudik via jalur darat lebih kompleks. Memang Kementerian PU mengebut pengerjaan jembatan itu. Namun di satu sisi harus menunggu kelayakannya. Ada 3 alternatif jalur mudik menghindari Jembatan Comal.
ProKontra Index »

Polisi akan Razia dan Bubarkan Sahur on The Road

Dari hari ke hari, Sahur on The Road (SOTR) alias sahur keliling yang awalnya niatnya baik, membagi-bagikan sahur ke warga tidak mampu, kini melenceng semakin meresahkan, melakukan vandalisme hingga pembacokan. Terakhir Senin (21/7) dini hari, beberapa korban pembacokan kelompok SOTR berjatuhan. Polda Metro Jaya akan merazia, membubarkan hingga menindak kelompok SOTR yang melakukan tindak pidana. Bila Anda setuju dengan tindakan Polda Metro Jaya, pilih Pro!
Pro
67%
Kontra
33%