detikcom
QuickCount Persentase Sampel
  • 6,90%
  • 9,20%
  • 6,90%
  • 18,90%
  • 14,30%
  • 11,80%
  • 9,70%
  • 7,50%
  • 6,70%
  • 5,40%
  • 1,60%
  • 1,10%
  • Last Updated : Kamis, 10 April 2014 18:39 , Sumber : Cyrus Network dan CSIS
  • 6.67%
  • 9.44%
  • 6.61%
  • 18.65%
  • 14.86%
  • 11.40%
  • 10.26%
  • 7.60%
  • 6.52%
  • 5.41%
  • 1.60%
  • 0.97%
  • Last Updated : Minggu, 20/04/2014 23:00 , Sumber : Radio Republik Indonesia
Selasa, 19/02/2013 11:59 WIB

Anak yang Disetubuhi Ayahnya Selama 5 Tahun Hamil 1 Bulan

Nala Edwin - detikNews
Jakarta - Polisi masih memeriksa Dedi Periyatna (45) yang tega menyetubuhi anak kandungnya selama 5 tahun. Saat ini korban sudah hamil 1 bulan.

"Anaknya mengaku hamil 1 bulan," kata Kanit PPA Mapolres Jakarta Timur, AKP Endang, saat dihubungi detikcom, Selasa (19/2/2013).

Saat ditanya mengenai penyebab Dedi memperkosa anaknya sendiri, Endang mengatakan saat ini hal itu masih terus didalami. "Ini masih kita periksa untuk mengetahui motifnya," katanya.

Dedi mulai berbuat keji saat anak gadisnya berusia 13 tahun. Perbuatan ini dilakukan berkali-kali hingga anaknya berusia 18 tahun.

Perbuatan bejat itu terungkap setelah korban melaporkan perbuatannya itu ke kakeknya. Kemudian bersama kakeknya, korban melapor ke ke Unit Perlindungan Prempuan Anak (PPA) Mapolres Jakarta Timur.


Ratusan mahasiswa di universitas Samratulangi Manado saling serang. Belasan gedung perkuliahan hancur dan puluhan sepeda motor dibakar. Saksikan liputan lengkapnya dalam program "Reportase Malam" pukul 02.51 WIB hanya di Trans TV

(nal/nrl)


Punya info seputar #LaluLintas? Jangan lupa kirim ke pasangmata.com .

Sponsored Link

Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Kamis, 17/04/2014 12:31 WIB
    Dirut PT KCJ: Jangan Dulu Berharap Kereta Tepat Waktu
    Gb "PT KAI menggunakan track untuk kereta penumpang dan barang. Komuter di track yang sama. Dan jangan berharap ada ketepatan waktu jika rel digunakan bersama," kata Dirut PT KCJ Tri Handoyo.
ProKontra Index »

Bagi-bagi Kursi dan Menteri Itu Tidak Baik

Calon presiden PDIP Jokowi bertekad menguatkan sistem presidensial jika nanti terpilih. Jokowi menegaskan koalisi yang dibangunnya bukanlah koalisi bagi-bagi kursi dan jatah menteri. Dia mengatakan, yang akan diajak koalisi adalah partai-partai yang siap bekerja sama membangun bangsa dan negara tanpa meminta jatah kekuasaan. Bila Anda setuju dengan gagasan Jokowi, pilih Pro!
Pro
78%
Kontra
22%
MustRead close