detikcom
Senin, 18/02/2013 18:24 WIB

Alasan Jaksa Eksekusi Susno Duadji di LP Cibinong

M Iqbal - detikNews
Komjen Susno Duaji (ari saputra/detikcom)
Jakarta - Mantan Kabareskrim Mabes Polri Komjen (Purn) Susno Duadji yang menjadi terpidana perkara korupsi segera dieksekusi. Kejaksaan Agung (Kejagung) akan menjebloskan purnawirawan bintang tiga ini di Lembaga Pemasyarakatan (LP) Cibinong. Mengapa?

"Supaya tidak kumpul dengan Gayus Tambunan. Dulu kan ia membongkar kasus itu jadi jangan sampai mereka satu," ujar Jaksa Agung Basrief Arief usai rapat dengan Komisi III DPR di gedung DPR, Senayan, Jakarta, Senin (18/2/2013).

Namun Basrief belum bisa menentukan waktu pastinya menjebloskan Susno. Sebab hal tersebut menjadi kewenangan Kejaksaan Negeri Jakarta Selatan (Kejari Jaksel).

"Kejari Jaksel yang berwenang. Itu dari penasihat hukumnya sudah menyampaikan surat. Prinsip kan bersedia untuk dieksekusi cuma karena sementara ini dieksekusi di (LP) Cibinong," lanjut Basrief.

Seperti diketahui, kasasi Susno kandas. Mahkamah Agung (MA) mengamini putusan Pengadilan Negeri Jakarta Selatan yang menghukum Susno selama 3,5 tahun dalam kasus korupsi penanganan perkara PT Salmah Arwana Lestari dan dana pengamanan Pilkada Jawa Barat 2008.

Susno dinyatakan terbukti menyalahgunakan kewenangannya saat menjabat Kabareskrim Polri dalam penanganan kasus Arwana dengan menerima hadiah sebesar Rp 500 juta untuk mempercepat penyidikan kasus tersebut.

Dia dinyatakan terbukti memangkas Rp 4.208.898.749, dana pengamanan Pilkada Jawa Barat saat menjabat Kapolda Jabar pada 2008 untuk kepentingan pribadi.

(iqb/asp)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Senin, 21/07/2014 12:41 WIB
    Wamenhub: Jembatan Comal Bikin Jalur Darat Lebih Kompleks, Ada 3 Alternatif
    Gb Jembatan Comal, Pemalang, Jateng, yang ambles pada Jumat (18/7) malam lalu membuat mudik via jalur darat lebih kompleks. Memang Kementerian PU mengebut pengerjaan jembatan itu. Namun di satu sisi harus menunggu kelayakannya. Ada 3 alternatif jalur mudik menghindari Jembatan Comal.
ProKontra Index »

Polisi akan Razia dan Bubarkan Sahur on The Road

Dari hari ke hari, Sahur on The Road (SOTR) alias sahur keliling yang awalnya niatnya baik, membagi-bagikan sahur ke warga tidak mampu, kini melenceng semakin meresahkan, melakukan vandalisme hingga pembacokan. Terakhir Senin (21/7) dini hari, beberapa korban pembacokan kelompok SOTR berjatuhan. Polda Metro Jaya akan merazia, membubarkan hingga menindak kelompok SOTR yang melakukan tindak pidana. Bila Anda setuju dengan tindakan Polda Metro Jaya, pilih Pro!
Pro
68%
Kontra
32%