detikcom
QuickCount Persentase Sampel
  • 6,90%
  • 9,20%
  • 6,90%
  • 18,90%
  • 14,30%
  • 11,80%
  • 9,70%
  • 7,50%
  • 6,70%
  • 5,40%
  • 1,60%
  • 1,10%
  • Last Updated : Kamis, 10 April 2014 18:39 , Sumber : Cyrus Network dan CSIS
  • 6.67%
  • 9.44%
  • 6.61%
  • 18.65%
  • 14.86%
  • 11.40%
  • 10.26%
  • 7.60%
  • 6.52%
  • 5.41%
  • 1.60%
  • 0.97%
  • Last Updated : Minggu, 20/04/2014 13:12 , Sumber : Radio Republik Indonesia
Senin, 18/02/2013 15:36 WIB

5 Pasangan Cagub Sumut Sampaikan Visi & Misi Seragam Soal Kesejahteraan

Khairul Ikhwan - detikNews
Medan - Mengawali masa kampanye, para calon gubernur dan wakil gubernur Sumatera Utara (Sumut) menyampaikan visi dan misinya di hadapan anggota DPRD Sumut. Kelimanya sama-sama mengusung tentang kesejahteraan rakyat.

Penyampaian visi dan misi para calon itu berlangsung dalam rapat paripurna di Gedung DPRD Sumut, Jalan Imam Bonjol, Medan, Senin (18/2/2013). Rapat itu dipimpin Ketua DPRD Sumut Saleh Bangun.

“Kami harapkan dalam pemaparan visi, misi dan agar pasangan calon tidak menyerang kandidat yang lain, dan tidak menyinggung SARA,” kata Saleh Bangun.

Para cagub yang menyampaikan visi dan misi berdasarkan nomor urut. Masing-masing (1) Gus Irawan Pasaribu-Soekirman, (2) Effendi MS Simbolon-Jumiran Abdi, (3) Chairuman Harahap-Fadly Nurzal, (4) Amri Tambunan-RE Nainggolan dan (5) pasangan incumbent Gatot Pujo Nugroho-Tengku Erry Nuradi.

Secara umum, mereka menyampaikan isu yang sama, tentang pentingnya meningkatkan kesejahteraan rakyat. Tidak ada yang memaparkan program secara spesifik maupun unik.

Empat pasangan pertama, menyatakan persoalan kesejahteraan masih sangat memprihatinkan. Pemerintahan saat ini dinilai tidak mampu meningkatkan perekonomian masyarakat, padahal lahan pertanian serta laut membentang luas dan dapat diberdayakan. Jika terpilih lima tahun ke depan, keempat pasangan ini berjanji akan meningkatkan tingkat kesejahteraan itu.

Sementara pasangan cagub nomor urut lima menyatakan tingkat kesejahteraan masyarakat sudah membaik dibanding periode sebelumnya, namun masih akan ditingkatkan. Demikian juga indikator kesejahteraan masyarakat yang lainnya termasuk pendidikan dan kesehatan.


Ikuti berbagai berita menarik yang terjadi hari ini di program "Reportase Sore" TRANS TV yang tayang Senin sampai Jumat pukul 15.15 WIB

(rul/mad)


Punya info seputar #LaluLintas? Jangan lupa kirim ke pasangmata.com .

Sponsored Link

Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Kamis, 17/04/2014 12:31 WIB
    Dirut PT KCJ: Jangan Dulu Berharap Kereta Tepat Waktu
    Gb "PT KAI menggunakan track untuk kereta penumpang dan barang. Komuter di track yang sama. Dan jangan berharap ada ketepatan waktu jika rel digunakan bersama," kata Dirut PT KCJ Tri Handoyo.
ProKontra Index »

Bagi-bagi Kursi dan Menteri Itu Tidak Baik

Calon presiden PDIP Jokowi bertekad menguatkan sistem presidensial jika nanti terpilih. Jokowi menegaskan koalisi yang dibangunnya bukanlah koalisi bagi-bagi kursi dan jatah menteri. Dia mengatakan, yang akan diajak koalisi adalah partai-partai yang siap bekerja sama membangun bangsa dan negara tanpa meminta jatah kekuasaan. Bila Anda setuju dengan gagasan Jokowi, pilih Pro!
Pro
78%
Kontra
22%