detikcom
Senin, 18/02/2013 11:33 WIB

Sidang Rasyid Rajasa

Sopir Luxio Beberkan Detik-detik Kecelakaan Maut di Jagorawi

Prins David Saut - detikNews
Halaman 1 dari 2
Frans Bonar Sirait (David/detikcom)
Jakarta - Frans Jonar Sirait, sopir Luxio yang mobilnya ditabrak BMW X5 Rasyid Rajasa, memberi kesaksian. Dia bercerita soal detik-detik kecelakaan maut di Tol Jagorawi yang menewaskan dua penumpangnya.

Berkemeja dengan motif garis hitam putih, Frans ditanya hakim ketua Soeharjono soal kronologi kecelakaan. Awalnya, dia mengaku tidak tahu telah terjadi benturan.

"Terdakwa menabrak kendaraan yang saya kemudikan. Tanggal 1 Januari 2013 sekitar pukul 05.45 WIB di tol Jagorawi km 3,5," kata Frans di PN Jaktim, Jl Sunarso, Jakarta Timur, Senin (18/2/2013).

Saat itu, Frans mengaku mengendari Luxio dari arah Cawang ke Bogor dengan kecepatan 90 km/jam. Ada 10 orang penumpang di dalam mobil. Tak ada satu pun yang dikenal oleh Frans.

Frans berhenti dengan jarak 100 meter dari kejadian tabrakan. Dia tak tahu ada pintu terbuka dan penumpang yang terlempar.

"Pas sebelum berhenti saya nggak tahu. Lalu, penumpang Sulaiman bilang istrinya terjatuh dan baru tahu ada pintu kebuka," terangnya.

Ketika berjalan menuju lokasi kecelakaan, Frans melihat Rasyid. Saat itu, Rasyid menegaskan siap bertanggung jawab.Next

Halaman 1 2

Ikuti berbagai berita menarik hari ini di program "Reportase" TRANS TV yang tayang Senin sampai Jumat pukul 12.45 WIB

(mad/nrl)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Senin, 21/07/2014 12:41 WIB
    Wamenhub: Jembatan Comal Bikin Jalur Darat Lebih Kompleks, Ada 3 Alternatif
    Gb Jembatan Comal, Pemalang, Jateng, yang ambles pada Jumat (18/7) malam lalu membuat mudik via jalur darat lebih kompleks. Memang Kementerian PU mengebut pengerjaan jembatan itu. Namun di satu sisi harus menunggu kelayakannya. Ada 3 alternatif jalur mudik menghindari Jembatan Comal.
ProKontra Index »

Polisi akan Razia dan Bubarkan Sahur on The Road

Dari hari ke hari, Sahur on The Road (SOTR) alias sahur keliling yang awalnya niatnya baik, membagi-bagikan sahur ke warga tidak mampu, kini melenceng semakin meresahkan, melakukan vandalisme hingga pembacokan. Terakhir Senin (21/7) dini hari, beberapa korban pembacokan kelompok SOTR berjatuhan. Polda Metro Jaya akan merazia, membubarkan hingga menindak kelompok SOTR yang melakukan tindak pidana. Bila Anda setuju dengan tindakan Polda Metro Jaya, pilih Pro!
Pro
69%
Kontra
31%
MustRead close