detikcom
Senin, 18/02/2013 10:01 WIB

Sepasang Pegawai Pengadilan Agama Ketangkap Mesum di Hotel

Andi Saputra - detikNews
Gedung Mahkamah Agung (ari saputra/detikcom)
Jakarta - Aparat pengadilan seharusnya memberikan contoh yang baik termasuk dalam hal moral. Tetapi hal ini tidak dilakukan oleh sepasang insan yang tertangkap basah tengah mesum di sebuah hotel di Lampung.

Berdasarkan informasi yang dihimpun detikcom, keduanya adalah pegawai di Pengadilan Agama (PA) Kalianda, Lampung. Si lelaki hidung belang adalah pegawai honorer dan perempuan kesepian itu PNS. Keduanya tidak terikat ikatan perkawinan. Si perempuan saat ini telah mempunyai 3 anak.

Mereka digerebek di sebuah hotel di Lampung dalam razia Valentine Day yang dilakukan oleh polisi setempat.

"Ya benar, ada pegawai kita," kata Panitera Sekretaris Pengadilan Tinggi Bandar Lampung, M Yamin saat dikonformasi detikcom, Senin (18/2/2013).

Atas kasus ini, keduanya terancam hukuman dari ringan hingga sanksi berat berupa pemberhentian. Saat ini Pengadilan Tinggi Agama Bandar Lampung terus memeriksa keduanya secara maraton.

"Pemecatan dari ringan hingga berat seperti dari penundaan kenaikan pangkat, skorsing hingga pemberhentian," ujar Yamin.



Ikuti sejumlah peristiwa menarik yang terjadi sepanjang hari ini hanya di "Reportase" TRANS TV Senin - Jumat pukul 12.45 WIB

(asp/try)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Senin, 21/07/2014 12:41 WIB
    Wamenhub: Jembatan Comal Bikin Jalur Darat Lebih Kompleks, Ada 3 Alternatif
    Gb Jembatan Comal, Pemalang, Jateng, yang ambles pada Jumat (18/7) malam lalu membuat mudik via jalur darat lebih kompleks. Memang Kementerian PU mengebut pengerjaan jembatan itu. Namun di satu sisi harus menunggu kelayakannya. Ada 3 alternatif jalur mudik menghindari Jembatan Comal.
ProKontra Index »

Polisi akan Razia dan Bubarkan Sahur on The Road

Dari hari ke hari, Sahur on The Road (SOTR) alias sahur keliling yang awalnya niatnya baik, membagi-bagikan sahur ke warga tidak mampu, kini melenceng semakin meresahkan, melakukan vandalisme hingga pembacokan. Terakhir Senin (21/7) dini hari, beberapa korban pembacokan kelompok SOTR berjatuhan. Polda Metro Jaya akan merazia, membubarkan hingga menindak kelompok SOTR yang melakukan tindak pidana. Bila Anda setuju dengan tindakan Polda Metro Jaya, pilih Pro!
Pro
69%
Kontra
31%
MustRead close