detikcom
QuickCount Persentase Sampel
  • 6,90%
  • 9,20%
  • 6,90%
  • 18,90%
  • 14,30%
  • 11,80%
  • 9,70%
  • 7,50%
  • 6,70%
  • 5,40%
  • 1,60%
  • 1,10%
  • Last Updated : Kamis, 10 April 2014 18:39 , Sumber : Cyrus Network dan CSIS
  • 6.67%
  • 9.44%
  • 6.61%
  • 18.65%
  • 14.86%
  • 11.40%
  • 10.26%
  • 7.60%
  • 6.52%
  • 5.41%
  • 1.60%
  • 0.97%
  • Last Updated : Kamis, 17/04/2014 11:40 , Sumber : Radio Republik Indonesia
Senin, 18/02/2013 09:30 WIB

Seorang WNI Selamat dari Tragedi Meteor Jatuh di Rusia

Rivki - detikNews
Jakarta - Seorang WNI ternyata berada di lokasi meteor jatuh di Chelyabinks, Rusia. WNI perempuan berinisial FD itu selamat dari tragedi itu tanpa suatu luka. Tapi apartemennya terkena serpihan meteor.

"Pecahan meteor menyebabkan kaca-kaca kompleks apartemen, tempat tinggal seorang WNI perempuan yang berinisial (FD) yang bersuami warga Rusia itu rusak. WNI tersebut selamat dan tidak menjadi korban," kata Direktur Informasi dan Media-Kemlu PLE Priatna dalam keterangannya, Senin (18/2/2013).

Priatna mendapat kepastian kabar tersebut dari Dubes RI di Moskow Djauhari Oratmangun. Pihak KBRI pun sudah melakukan kontak dengan WNI tersebut.

"KBRI Moskow telah melakukan komunikasi telepon dengan warga yang apartemennya rusak, pasca jatuhnya meteor. KBRI Moskow terus memantau perkembangan akibat jatuhnya meteor yang telah menjebabkan sedikitnya 474 orang luka-luka," jelas Priatna.

Pada Jumat (15/2) sebuah meteor jatuh ke bumi di Rusia.Peristiwa ini menyebabkan sedikitnya 500 orang mengalami luka. Sebagian besar korban cedera ringan karena terkena pecahan kaca jendela, namun beberapa menderita luka di bagian kepala.


Ikuti berbagai berita menarik yang terjadi hari ini di program "Reportase Sore" TRANS TV yang tayang Senin sampai Jumat pukul 15.15 WIB

(ndr/mad)


Punya info seputar #LaluLintas? Jangan lupa kirim ke pasangmata.com .

Sponsored Link

Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
ProKontra Index »

Bagi-bagi Kursi dan Menteri Itu Tidak Baik

Calon presiden PDIP Jokowi bertekad menguatkan sistem presidensial jika nanti terpilih. Jokowi menegaskan koalisi yang dibangunnya bukanlah koalisi bagi-bagi kursi dan jatah menteri. Dia mengatakan, yang akan diajak koalisi adalah partai-partai yang siap bekerja sama membangun bangsa dan negara tanpa meminta jatah kekuasaan. Bila Anda setuju dengan gagasan Jokowi, pilih Pro!
Pro
84%
Kontra
16%