Detik.com News
Detik.com
Senin, 18/02/2013 07:57 WIB

Putri Solo Tersiram Uang Hitam

Irwan Nugroho - detikNews
Putri Solo Tersiram Uang Hitam
Jakarta - Bapak mau saya carter sampai malam? Tanya seorang perempuan muda kepada sopir taksi. Sang sopir, Edi langsung menjawab siap.

Perempuan muda itu masuk ke dalam taksi Edi di dekat Hotel Four Season, Jl. HR Rasuna Said, Jakarta Selatan (Jaksel). Perempuan itu berkacamata. Wajahnya yang berbalut jilbab warna merah muda terlihat cantik.

Ia meminta diantarkan ke kantor Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), yang tak jauh dari hotel. Menjelang tiba di tujuan, Rabu 13 Februari 2013 pagi itu, ia meminta sopir untuk menurunkannya di belakang kantor KPK. Sebelum turun, ia menitip pesan supaya Edi menunggu sampai keperluannya selesai. Dia masuk ke KPK lewat pintu pagar belakang, kata Edi.

Perempuan berusia sekitar 23 tahun itu adalah Dipta Anindita. Ia merupakan Putri Solo tahun 2008. Kedatangannya ke KPK hari itu untuk memenuhi panggilan penyidik. Dipta menjadi salah satu saksi kasus dugaan korupsi simulator SIM dengan tersangka mantan Kakorlantas Polri, Irjen Pol Djoko Susilo.

***

Tulisan lengkap Putri Solo Tersiram Uang Hitam bisa dibaca GRATIS di edisi terbaru Majalah Detik (edisi 64, 18 Februari 2013). Edisi ini mengupas tuntas Irjen Djoko Susilo dan istri mudanya, Dipta Anindita dengan tema Istri Muda Irjen Djoko. Juga ikuti artikel lainnya yang tidak kalah menarik seperti rubrik Hukum Kisruh Sprindik Anas Nasional Mundurnya Sang Putra Mahkota, Sains Meteorit Pembawa Kiamat, berita komik Nike PKS Ala Anis, Gaya Hidup Terapi Tertawa, rubrik Seni Hiburan dan review film Django Unchained, WKWKWK Demi Cinta Janda, serta masih banyak artikel menarik lainnya.

Untuk aplikasinya bisa di-download di apps.detik.com dan versi pdf bisa di-download di www.majalahdetik.com. Gratis, selamat menikmati!!


Ikuti berbagai berita menarik hari ini di program "Reportase Sore" TRANS TV Senin sampai Jumat pukul 16.45 WIB

(iy/iy)


Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Laporan Khusus Terbaru Indeks Laporan Khusus ยป
  • Kamis, 26/03/2015 12:35 WIB
    Dirut Fahmi Idris: BPJS Tak Mungkin Bangkrut
    Dirut Fahmi Idris: BPJS Tak Mungkin Bangkrut Jumlah pengguna jaminan kesehatan nasional melonjak tajam pada tahun pertama penyelenggaraannya. Akibatnya, kondisi keuangan BPJS Kesehatan defisit. Klaim membengkak, lebih besar daripada premi yang diterima.
ProKontra Index »

Segera Revisi PP Ganti Rugi Salah Tangkap Rp 1 Juta!

Ganti rugi Rp 1 juta bagi korban salah tangkap dinilai sudah tidak layak lagi. Ahli pidana UII Dr Mudzakkir mengatakan PP No 27 Tahun 1983 memuat ketentuan yang sudah tidak sesuai lagi dengan keadaan sekarang. Untuk itu, Dr Mudzakkir mengusulkan PP itu harus diubah dan memasukkan ganti rugi sesuai dengan kurs terkini. Bila Anda setuju dengan usulan Dr Mudzakkir, pilih Pro!
Pro
100%
Kontra
0%