Detik.com News
Detik.com

Minggu, 17/02/2013 17:37 WIB

Curah Hujan Tinggi, 12 Daerah di Indonesia Dilanda Banjir

Triono Wahyu Sudibyo - detikNews
Curah Hujan Tinggi, 12 Daerah di Indonesia Dilanda Banjir
Jakarta - Tingginya curah hujan di berbagai daerah mengakibatkan 12 kabupaten/kota terendam banjir. Ribuan rumah dan sawah tergenang dengan ketinggian air berkisar 20 cm hingga 2 meter. Badan Nasional Penanggulan Bencana (BNPB) mengingatkan banjir berpotensi terjadi hingga Maret mendatang.

Berdasarkan data BNPB, curah hujan tinggi terjadi sepekan terakhir. Ke-12 daerah yang terkena dampaknya adalah Bojonegoro (Jawa Timur), Manado dan Bolaang Mongondow (Sulawesi Utara), Sungai Penuh, Muaro Jambi, dan Kota Jambi (Jambi), Manggarai Barat (NTT), Aceh Barat (Aceh), Bandung (Jawa Barat), Tabalong (Kalsel), Samarinda (Kalimantan Timur), dan Kapuas Hulu (Kalimantan Selatan).

Di Bojonegoro, banjir terjadi akibat meluapnya Bengawan Solo, menimpa 59 desa di 12 kecamatan. "Kawasan sekitar seperti Tuban, Lamongan, dan Gresik diharapkan waspada," kata Kepala Pusat Data dan Informasi BNPB Sutopo Purwo Nugroho dalam keterangannya kepada detikcom, Minggu (17/2/2013).

Di Jambi, banjir terjadi sejak Kamis (14/2) lalu. Ribuan rumah di Kota Jambi terendam dan dua orang meninggal.

"Di Bandung, banjir melanda Baleendah, Dayeuhkolot, dan Bojongsoang. Pengungsi ada di 17 titik," jelas Sutopo.

BPBD bersama dengan TNI, Polri, Tagana, dan instansi terkait serta masyarakat mendirikan posko di titik-titik banjir. Akses yang sulit dan keterbatasan peralatan, seperti perahu karet, menjadi salah satu kendala penanganan darurat. Selain itu, alokasi anggaran APBD untuk BPBD terbatas.

"Sejak Desember 2012 hingga awal Februari 2013, BNPB telah mendistribusikan bantuan dana siap pakai untuk penanganan banjir dan longsor kepada BPBD sekitar Rp 180 miliar," terang Sutopo.

Masyarakat diimbau waspada sebab banjir berpotensi hingga akhir Maret 2013. BMKG melaporkan adanya tekanan rendah di Australia bagian utara membentuk pumpunan angin memanjang dari Selat Makassar bagian Selatan hingga Laut Aru. Kondisi ini menyebabkan peningkatan aktivitas pertumbuhan awan-awan hujan di wilayah Sumatera, Jawa bagian tengah, Kalimantan bagian barat, Sulawesi bagian utara dan tengah, NTT, Maluku Utara, Papua Barat dan Papua.



Ikuti berbagai berita menarik hari ini di program "Reportase Sore" TRANS TV Senin sampai Jumat pukul 16.45 WIB

(try/nrl)


Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Jumat, 22/05/2015 20:11 WIB
    Andrinof Chaniago: Reshuffle, Kami Tak Peduli
    Andrinof Chaniago: Reshuffle, Kami Tak Peduli Ada yang menilai kurang moncernya kinerja tim ekonomi saat ini tak lepas dari kurang optimalnya peran Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional Andrinof Chaniago. Kepala Bappenas itu juga dituding banyak memangkas program-program unggulan Presiden Joko Widodo yang tertuang dalam Nawa Cita.
ProKontra Index »

Ayah Pemerkosa Putri Kandung dan Bunuh 4 Anaknya Layak Dihukum Mati!

Sadriansyah, warga Sungai Kunjang, Samarinda, Kaltim tega memperkosa putri kandungnya dan membunuh 4 anak-anak sendiri saat masih kecil. Anggota Komisi VIII DPR Maman Imanulhaq berpendapat, Sadriansyah pantas dihukum mati karena menjadi ayah yang biadab. Bila Anda setuju bahwa hukuman yang setimpal bagi Sadriansyah adalah hukuman mati, pilih Pro!
Pro
0%
Kontra
0%