detikcom
Jumat, 15/02/2013 23:02 WIB

Ratusan Kendaraan Terjebak Macet di Lokasi Longsor di Karo Sumut

Khairul Ikhwan - detikNews
Medan - Ratusan kendaraan terjebak kemacetan akibat tanah longsor yang menimbun jalan lintas di Kabupaten Karo, Sumatera Utara (Sumut), Jumat (15/2/2013). Mustahil berbalik arah karena ruang untuk bermanuver tidak ada.

Hingga pukul 22.00 WIB, antrean kendaraan semakin panjang. Dari titik longsoran Jalan Medan - Berastagi KM 59, di Desa Doulu, Kecamatan Berastagi, Karo, memanjang hingga kilometer 58 dari arah Medan.

"Tidak bisa bergerak, ini macetnya betul-betul tidak bisa kemana-mana. Memutar pun tak bisa, jadi bertahan di sini malam ini," kata Edi, salah seorang pengemudi mobil yang terjebak di lokasi.

Longsoran itu berada di dua titik, dan memanjang sekitar 200 meter. Ketinggian timbunan tanah di aspal mencapai dua meter di beberapa titik. Diperoleh informasi, polisi menghentikan proses evakuasi di lokasi longsoran untuk sementara karena hujan masih terus turun dan dikhawatirkan terjadi longsor susulan.

Longsor di Berastagi ini terjadi sekitar pukul 17.00 WIB. Dinding bukit yang berada di sisi kanan, dari arah Medan, tiba-tiba ambruk. Hujan lebat yang terus terjadi di lokasi, diduga menjadi pemicu.

Dalam kejadian ini, ada tiga mobil dan satu sepeda motor yang tertimpa longsoran. Yakni minibus Avanza hitam BK 1619 QC, kijang kapsul biru BK 1896 FB, angkutan umum Datra BK 1620 JP, serta Yamaha Vixion. Belum dipastikan apakah ada atau tidak korban dalam longsoran ini karena material longsoran belum selesai disingkirkan dari lokasi, namun penumpang mobil dikabarkan selamat semua.



Akhiri hari anda dengan menyimak beragam informasi penting dan menarik sepanjang hari ini, di "Reportase Malam" pukul 01.30 WIB, hanya di Trans TV

(rul/trq)


Setelah eksekusi 6 terpidana mati narkoba, dua negara menarik duta besarnya. Bagaimana perkembangan terkini? Simak di sini.



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
ProKontra Index »

Penangkapan BW Adalah Balas Dendam Polri ke KPK

Banyak pihak yang mengecam penangkapan Wakil Ketua KPK Bambang Widjojanto (BW) oleh Bareskrim Polri. Bahkan, mantan Plt Pimpinan KPK Mas Ahmad Santosa berpendapat penangkapan oleh Polri terhadap BW merupakan tindakan balas dendam terkait penetapan tersangka Komjen Pol Budi Gunawan oleh KPK. Bila Anda setuju dengan Mas Ahmad Santosa, pilih Pro!
Pro
79%
Kontra
21%