detikcom

Kamis, 14/02/2013 17:14 WIB

Pejabat Senior Iran Tewas Ditembak di Suriah

Rita Uli Hutapea - detikNews
Ilustrasi
Beirut, - Seorang pejabat senior Iran tewas ditembak di Suriah saat dalam perjalanan menuju Beirut, Libanon. Pejabat tersebut merupakan salah seorang komandan pasukan elit Iran, Garda Revolusioner.

Menurut Garda Iran, pejabat bernama Hassan Shateri atau juga dikenal sebagai Hessam Khoshnevis, diserang semalam saat dalam perjalanan dengan mobilnya dari Damaskus menuju Beirut.

"Komandan Hassan Shateri martir saat dalam perjalanan dari Damaskus menuju Beirut di tangan para prajurit bayaran dan pendukung rezim Zionis," kata juru bicara Garda, Ramezan Sherif seperti dilansir kantor berita AFP, Kamis (14/2/2013).

Sherif mengatakan, Shateri juga merupakan kepala Komite Iran untuk Pembangunan Libanon.

Pihak Kedutaan Iran di Beirut membenarkan bahwa Shateri tengah terlibat dalam program pembangunan di Libanon. Shateri bertanggung jawab atas Komite Iran untuk Pembangunan Libanon, yang dibentuk setelah perang tahun 2006 antara Israel dan milisi Hizbullah, yang didukung Iran.

Kedutaan Iran tidak menjelaskan detail penyerangan ataupun lokasi persisnya penyerangan itu terjadi. Namun menurut surat kabar Libanon, Al-Safir, Shateri tengah berada di Suriah, khususnya di kota Aleppo, Suriah utara untuk mempelajari proyek-proyek pembangunan kota tersebut.


Ikuti berbagai peristiwa menarik yang terjadi sepanjang hari ini hanya di "Reportase" TRANS TV Senin - Jumat pukul 16.45 WIB

(ita/nrl)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
ProKontra Index »

Biarkan Ahok Pilih Pendampingnya Pimpin DKI

Siapa bakal pendamping Plt Gubernur DKI Ahok? Masih menjadi pro kontra antara parpol di DPRD DKI dan Kemendagri. Kemendagri memastikan Plt Gubernur DKI Basuki T Purnama atau Ahok menjadi Gubernur menggantikan Joko Widodo. Setelah diberhentikan sebagai Wagub dan Plt Gubernur dan diangkat menjadi Gubernur, Ahok bisa memilih dua orang untuk menjadi wakilnya. Bila Anda setuju dengan Kemendagri, pilih Pro!
Pro
76%
Kontra
24%