Detik.com News
Detik.com
Kamis, 14/02/2013 12:01 WIB

Telanjangi & Pukuli Pemuda di Depan Umum, 3 Pria AS Ditangkap

Novi Christiastuti Adiputri - detikNews
Telanjangi & Pukuli Pemuda di Depan Umum, 3 Pria AS Ditangkap Ilustrasi
New Jersey - Tiga pria di New Jersey, Amerika Serikat (AS) ditahan polisi karena menelanjangi seorang pemuda dan memukulinya dengan ikat pinggang. Parahnya, aksi kekerasan tersebut direkam dan videonya kemudian disebarkan melalui internet.

Kekerasan tersebut dipicu oleh hutang sebesar US$ 20-30 atau setara Rp 192 ribu-Rp289 ribu. Walikota Newark, lokasi kejadian tersebut, Cory Booker mengecam aksi kejam semacam itu yang menunjukkan adanya 'degradasi nilai kemanusiaan'.

Ketiga orang yang ditahan tersebut, yakni dua orang yang menelanjangi korban, kemudian berulang kali memukuli korban yang tak berdaya, beserta seorang lainnya yang merekam seluruh kekerasan tersebut dengan kamera. Video kekerasan ini diunggah ke internet dan tercatat telah diunduh sebanyak lebih dari 40 ribu kali, sebelum akhirnya dicabut oleh pemilik situs.

Demikian seperti dilansir AFP, Kamis (14/2/2013).

Insiden ini diketahui terjadi pada Agustus 2012 lalu. Dalam video, terlihat sejumlah pejalan kaki yang berlalu begitu saja menyaksikan insiden ini.

Walikota Booker sendiri mengaku sangat prihatin dengan reaksi masyarakat terhadap insiden ini. Sebabnya, tidak ada satupun laporan masyarakat ke polisi soal insiden ini.

"Tidak adanya tindakan dari masyarakat berarti Anda sendiri sebenarnya ikut serta dalam kejahatan itu," ucapnya.

Sebaliknya, lanjut Booker, rekaman video kekerasan tersebut justru tersebar luas dengan sangat cepat. Ini berarti, menurut Booker, keadilan telah dikalahkan oleh para pelaku.

"Kasus ini tidak pernah dilaporkan. Kita tidak akan pernah tahu jika orang-orang yang melihat video tersebut melalui jaringan media sosial, tidak memberitahu. Video ini ditindaklanjuti dengan adanya penyelidikan yang hanya membutuhkan waktu selama 4 hari untuk membekuk para pelakunya," terang Booker.


Mulai hari anda dengan informasi aneka peristiwa penting dan menarik di "Reportase Pagi" pukul 04.00 - 05.30 WIB hanya di Trans TV

(nvc/ita)


Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Berita Terbaru Indeks Berita ยป
  • Kamis, 26/03/2015 12:35 WIB
    Dirut Fahmi Idris: BPJS Tak Mungkin Bangkrut
    Dirut Fahmi Idris: BPJS Tak Mungkin Bangkrut Jumlah pengguna jaminan kesehatan nasional melonjak tajam pada tahun pertama penyelenggaraannya. Akibatnya, kondisi keuangan BPJS Kesehatan defisit. Klaim membengkak, lebih besar daripada premi yang diterima.
ProKontra Index »

Tolak APBD DKI 2015, Parpol Lembek dan Mengecewakan

DPRD DKI menolak penggunaan APBD DKI 2015 setelah tak mau membahasnya lewat rapat Badan Anggaran. Tokoh antikorupsi Buya Syafii Maarif mengatakan sikap partai lembek dan mengecewakan. "Mereka menolak isu anggaran siluman tetapi mendukung atau tidak menarik diri dari Hak Angket. Padahal, Ahok diangket karena jelas menolak anggaran siluman itu," kata Buya Syafii. Bila Anda setuju pendapat Buya Syafii, pilih Pro!
Pro
99%
Kontra
1%