Detik.com News
Detik.com

Rabu, 13/02/2013 03:23 WIB

Wali Kota Palembang Tersandung Kasus, Puan: Itu Urusan Pribadi

Danu Damarjati - detikNews
Halaman 1 dari 2
Wali Kota Palembang Tersandung Kasus, Puan: Itu Urusan Pribadi
Jakarta - Walikota Palembang yang juga Ketua DPD PDIP Sumsel Eddy Santana Putra tersandung kasus perceraian dengan istrinya hingga diperkarakan ke Mahkamah Agung (MA). Ketua DPP PDIP Puan Maharani, menilai apa yang terjadi pada kadernya adalah urusan pribadi. Kasus itu juga tak bisa dikaitkan dengan wacana Eddy yang akan maju sebagai cagub Sumsel.

"Kami tidak bisa memasukkan ranah pribadi dalam ranah partai," ujar ketua DPP PDIP, Puan Maharani, usai menjadi juri di acara Cerdas Cermat Empat Pilar Kebangsaan di Asrama Haji Sumatera Selatan, Jl Tanjung Siapiapi, Palembang, Selasa (12/2/2013).

Menurut Puan, Eddy harus segera menuntaskan perkara pribadi dengan mantan istrinya. Terlebih jika ingin maju sebagai cagub Sumsel, apa yang terjadi pada Eddy yang juga ketua DPD PDIP Sumsel bisa mempengaruhi elektabilitas PDIP di Sumatera Selatan.

"Tentu saja bisa mempengaruhi hasil survei," ucap Ketua Fraksi PDIP ini.

Terkait kontestasi di Pilgub Sumsel, Puan mengatakan Eddy memang masuk dalam 28 nama yang dibahas sebagai Cagub Sumsel dari PDIP. Namun menurutnya, Bidang Kehormatan PDIP perlu terlebih dahulu meminta kejelasan kepada Eddy terkait kasus yang tengah dihadapinya itu.

"Belum ada keputusan tetapnya, secepatnya kami putuskan lewat Rapat Pleno DPP mendekati bulan April. Sekarang masih dalam proses penjaringan. Bisa juga berkoalisi dengan partai lain," kata Puan.

Sebelumnya, Walikota Palembang Eddy Santana Putra menceraikan istrinya, Srimaya Hariyanti, dan menikahi eks model, Eva Ajeng. Karena tidak terima keputusan pengadilan, Srimaya mengajukan memori kasasi ke Mahkamah Agung. Next

Halaman 1 2

Ikuti berbagai berita menarik hari ini di program "Reportase Sore" TRANS TV Senin sampai Jumat pukul 16.45 WIB

(bal/ahy)


Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Jumat, 17/04/2015 20:40 WIB
    Wawancara
    Luhut Panjaitan: Persiapan KAA Super Singkat
    Luhut Panjaitan: Persiapan KAA Super Singkat Kepala Staf Kepresidenan Jenderal (Purn) Luhut Binsar Panjaitan ditunjuk sebagai penanggung jawab peringatan 60 tahun KAA. Hanya tersedia waktu kurang lebih 6 minggu bagi panitia untuk mengadakan persiapan.
ProKontra Index »

Jokowi Presiden Pilihan Rakyat, Bukan Presiden Partai!

Ketum PDIP Megawati Soekarnoputri mengungkap hukum demokrasilah yang mengatur presiden dan wapres ikut garis politik partai. Namun pengamat politik Universitas Paramadina Hendri Satrio membantah pernyataan Mega, karena presiden adalah pilihan rakyat, bukan presiden partai. Bila Anda setuju dengan pendapat Hendri Satrio, pilih Pro!
Pro
95%
Kontra
5%