detikcom
Senin, 11/02/2013 19:32 WIB

Ini Tanggapan Bawaslu atas Sikap KPU Soal PKPI Bang Yos

M Iqbal - detikNews
Jakarta - KPU telah menyepakati untuk menolak keputusan Bawaslu yang meloloskan PKPI sebagai peserta pemilu. Anggota Bawaslu Nelson Simanjuntak menilai sikap Bawaslu selesai pada keputusan yang terakhir.

"Kami sudah selesai dengan tugas kami, kami telah menyelesaikan secara administrasi hingga ajudikasi yang sudah diputuskan sekarang tinggal di KPU," kata Nelson Simanjuntak, saat dihubungi detikcom, Senin (11/2/2013).

"Dalam melaksanakan pemilu, setiap lembaga melaksanakan sesuai fungsi masing-masing, terserah kepada KPU atas keputusan Bawaslu itu," lanjutnya.

Menurutnya, Bawaslu tidak akan melihat secara spesifik terhadap substansi putusan baik yang ditetapkan oleh Bawaslu maupun perbedaannya dengan yang dijelaskan KPU.

"Kami tak akan ikut campur ke sana (substansi putusan), cuma ada persoalan hukum," kata Nelson.

Masalah hukum yang muncul itu menurut Nelson, berdasarkan Undang-undang pemohon (partai politik) dapat mengajukan gugatan keada Pengadilan Tinggi Tata Usaha Negara (PTTUN) maksimal 3 hari setelah ada keputusan Bawaslu.

"Kalau ikut logikanya KPU ini kan sudah lebih dari tiga hari, apakah (PKPI) bisa mengajukan ke PTTUN? Karena yang pasti dari PKPI kehilangan kesempatan untuk ke PTTUN. Itu pandangan pribadi saya," jelasnya.

"Tapi secara umum soal sikap KPU hari ini Bawaslu tidak akan ikut mencampuri, silakan saja," lanjutnya.


Ikuti berbagai berita menarik hari ini di program "Reportase" TRANS TV yang tayang Senin sampai Jumat pukul 12.45 WIB

(iqb/ndr)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Senin, 21/07/2014 12:41 WIB
    Wamenhub: Jembatan Comal Bikin Jalur Darat Lebih Kompleks, Ada 3 Alternatif
    Gb Jembatan Comal, Pemalang, Jateng, yang ambles pada Jumat (18/7) malam lalu membuat mudik via jalur darat lebih kompleks. Memang Kementerian PU mengebut pengerjaan jembatan itu. Namun di satu sisi harus menunggu kelayakannya. Ada 3 alternatif jalur mudik menghindari Jembatan Comal.
ProKontra Index »

Polisi akan Razia dan Bubarkan Sahur on The Road

Dari hari ke hari, Sahur on The Road (SOTR) alias sahur keliling yang awalnya niatnya baik, membagi-bagikan sahur ke warga tidak mampu, kini melenceng semakin meresahkan, melakukan vandalisme hingga pembacokan. Terakhir Senin (21/7) dini hari, beberapa korban pembacokan kelompok SOTR berjatuhan. Polda Metro Jaya akan merazia, membubarkan hingga menindak kelompok SOTR yang melakukan tindak pidana. Bila Anda setuju dengan tindakan Polda Metro Jaya, pilih Pro!
Pro
69%
Kontra
31%