Detik.com News
Detik.com

Senin, 11/02/2013 17:12 WIB

Ruhut: Tugas Komnas HAM Berat, Tapi Komisionernya Tidak Solid

Rini Friastuti - detikNews
Ruhut: Tugas Komnas HAM Berat, Tapi Komisionernya Tidak Solid
Jakarta - Jajaran komisioner Komnas HAM diminta mengundurkan diri bila tidak mampu menuntaskan kisruh internal lembaga tersebut menyusul rotasi kepemimpinan yang mereka terapkan. Sebab periode kepemimpinan yang sudah disepakati selama empat tahun untuk setiap periodenya dan tidak perlu lagi untuk dipermasalahkan.

"Mereka (komnas HAM) minta diubah UU-nya supaya bisa satu tahun menjabat, tapi susah itu. Setahun itu belum bisa. Biarlah, kita sudah sepakat empat tahun ya biar empat tahun, lima tahun biar lima tahun. Jangan sekali-kali kita turunkan orang di tengah jalan. Gak baik, gak maju kita nanti," ujar anggota komisi III DPR dari Partai Demokrat, Ruhut Sitompul kepada wartawan, Senin (11/2/2013).

Ruhut menilai, dengan kemelut yang terjadi di dalam tubuh komnas HAM, menyatakan bahwa lembaga ini tidak solid. Rotasi kepemimpinan antar komisioner per satu tahun, hanya akan membuat penyelesaian kasus di Komnas HAM terbengkalai.

"Iya, tugas mereka berat. kaitannya dengan pelanggaran HAM. Tapi mereka gak solid. Ini lucu juga kalau minta kami yang pilih tapi minta setahun saja. Kerjaan kita juga banyak. Kalau komisioner itu minta diganti-ganti terus, apa sih yang bisa dikerjakan dalam waktu satu tahun? Belum ada apa-apa," ujar politisi asal Batak tersebut.

Ruhut menambahkan, kemelut yang sedang terjadi ini sebaiknya diselesaikan secara kebersamaan dan kerjasama, karena banyak sekali kasus-kasus seputar HAM yang harus diselesaikan, ketimbang memiliki konflik internal.

"Biarlah mereka yang pilih ketuanya, wakilnya, sebaiknya kerjasamalah, kebersamaanlah. Apalagi masih banyak masalah HAM yang harus mereka atasi," wanti mantan praktisi hukum ini.


Ikuti berbagai berita menarik hari ini di program "Reportase Sore" TRANS TV Senin sampai Jumat pukul 16.45 WIB

(lh/lh)


Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Jumat, 22/05/2015 20:11 WIB
    Andrinof Chaniago: Reshuffle, Kami Tak Peduli
    Andrinof Chaniago: Reshuffle, Kami Tak Peduli Ada yang menilai kurang moncernya kinerja tim ekonomi saat ini tak lepas dari kurang optimalnya peran Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional Andrinof Chaniago. Kepala Bappenas itu juga dituding banyak memangkas program-program unggulan Presiden Joko Widodo yang tertuang dalam Nawa Cita.
ProKontra Index »

Ayah Pemerkosa Putri Kandung dan Bunuh 4 Anaknya Layak Dihukum Mati!

Sadriansyah, warga Sungai Kunjang, Samarinda, Kaltim tega memperkosa putri kandungnya dan membunuh 4 anak-anak sendiri saat masih kecil. Anggota Komisi VIII DPR Maman Imanulhaq berpendapat, Sadriansyah pantas dihukum mati karena menjadi ayah yang biadab. Bila Anda setuju bahwa hukuman yang setimpal bagi Sadriansyah adalah hukuman mati, pilih Pro!
Pro
91%
Kontra
9%