detikcom

Senin, 11/02/2013 13:10 WIB

Tawarkan Berbagai Jenis Pistol, Situs Gudang-Senjata Dipantau Polisi

Indra Subagja - detikNews
Jakarta - "Info.!! penawaran khusus U/anda, Dijual senjata api Lengkap dg amunisi berminat kunjungi situs kami di gudang-senjata (tdk berminat abaikan sms ini).tks" begitu pesan dari sebuah nomor.

Ternyata bukan hanya satu dua orang saja yang dapat pesan itu. Sejumlah orang pun mendapatkan pesan serupa. Benarkah penawaran itu?

Saat menelusuri ke situs itu memang terpampang sejumlah senjata ditawarkan. Beretta 92 FS, Glock 17, Glock 19, HK USP 40SW, Beretta 90TWo Type F40sw. Di situs itu tertulis;

"Semua unit yang kami tawarkan melalui situs ini tidak disertai dengan Surat Ijin Kepemilikan Senjata Api. Dengan kata lain bahwa semua unit yang kami sediakan adalah illegal, Karena itu, untuk mencegah gangguan keamanan, kami tidak bisa melayani pembelian secara langsung ataupun dengan sistem COD.

Terima kasih,

Gudang-Senjata"

Di situs itu juga terpampang sebuah nomor telepon. Hanya saja sang empunya nomor tak menerima telepon alias SMS only.

Soal situs jual senjata ini, Kadiv Humas Mabes Polri Irjen Pol Suhardi Aliyus angkat bicara. Keberadaan situs itu sudah lama, dan sempat dipantau pihak kepolisian. Situs itu pun sempat ditutup.

"Sudah diikuti jajaran satuan kerja (Satker) terkait dan dulu sudah tutup. Itu perbuatan ilegal dan bila tertangkap ada sanksi hukumnya. Kita akan info Satker tersebut untuk cek kembali," urainya.


Akhiri hari anda dengan menyimak beragam informasi penting dan menarik sepanjang hari ini, di "Reportase Malam" pukul 01.30 WIB, hanya di Trans TV

(ndr/nrl)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
ProKontra Index »

Biarkan Ahok Pilih Pendampingnya Pimpin DKI

Siapa bakal pendamping Plt Gubernur DKI Ahok? Masih menjadi pro kontra antara parpol di DPRD DKI dan Kemendagri. Kemendagri memastikan Plt Gubernur DKI Basuki T Purnama atau Ahok menjadi Gubernur menggantikan Joko Widodo. Setelah diberhentikan sebagai Wagub dan Plt Gubernur dan diangkat menjadi Gubernur, Ahok bisa memilih dua orang untuk menjadi wakilnya. Bila Anda setuju dengan Kemendagri, pilih Pro!
Pro
73%
Kontra
27%