detikcom
QuickCount Persentase Sampel
  • 6,90%
  • 9,20%
  • 6,90%
  • 18,90%
  • 14,30%
  • 11,80%
  • 9,70%
  • 7,50%
  • 6,70%
  • 5,40%
  • 1,60%
  • 1,10%
  • Last Updated : Kamis, 10 April 2014 18:39 , Sumber : Cyrus Network dan CSIS
  • 6.67%
  • 9.44%
  • 6.61%
  • 18.65%
  • 14.86%
  • 11.40%
  • 10.26%
  • 7.60%
  • 6.52%
  • 5.41%
  • 1.60%
  • 0.97%
  • Last Updated : Sabtu, 19/04/2014 19:32 , Sumber : Radio Republik Indonesia
Senin, 11/02/2013 13:10 WIB

Tawarkan Berbagai Jenis Pistol, Situs Gudang-Senjata Dipantau Polisi

Indra Subagja - detikNews
Jakarta - "Info.!! penawaran khusus U/anda, Dijual senjata api Lengkap dg amunisi berminat kunjungi situs kami di gudang-senjata (tdk berminat abaikan sms ini).tks" begitu pesan dari sebuah nomor.

Ternyata bukan hanya satu dua orang saja yang dapat pesan itu. Sejumlah orang pun mendapatkan pesan serupa. Benarkah penawaran itu?

Saat menelusuri ke situs itu memang terpampang sejumlah senjata ditawarkan. Beretta 92 FS, Glock 17, Glock 19, HK USP 40SW, Beretta 90TWo Type F40sw. Di situs itu tertulis;

"Semua unit yang kami tawarkan melalui situs ini tidak disertai dengan Surat Ijin Kepemilikan Senjata Api. Dengan kata lain bahwa semua unit yang kami sediakan adalah illegal, Karena itu, untuk mencegah gangguan keamanan, kami tidak bisa melayani pembelian secara langsung ataupun dengan sistem COD.

Terima kasih,

Gudang-Senjata"

Di situs itu juga terpampang sebuah nomor telepon. Hanya saja sang empunya nomor tak menerima telepon alias SMS only.

Soal situs jual senjata ini, Kadiv Humas Mabes Polri Irjen Pol Suhardi Aliyus angkat bicara. Keberadaan situs itu sudah lama, dan sempat dipantau pihak kepolisian. Situs itu pun sempat ditutup.

"Sudah diikuti jajaran satuan kerja (Satker) terkait dan dulu sudah tutup. Itu perbuatan ilegal dan bila tertangkap ada sanksi hukumnya. Kita akan info Satker tersebut untuk cek kembali," urainya.


Ratusan mahasiswa di universitas Samratulangi Manado saling serang. Belasan gedung perkuliahan hancur dan puluhan sepeda motor dibakar. Saksikan liputan lengkapnya dalam program "Reportase Malam" pukul 02.51 WIB hanya di Trans TV

(ndr/nrl)


Punya info seputar #LaluLintas? Jangan lupa kirim ke pasangmata.com .

Sponsored Link

Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Kamis, 17/04/2014 12:31 WIB
    Dirut PT KCJ: Jangan Dulu Berharap Kereta Tepat Waktu
    Gb "PT KAI menggunakan track untuk kereta penumpang dan barang. Komuter di track yang sama. Dan jangan berharap ada ketepatan waktu jika rel digunakan bersama," kata Dirut PT KCJ Tri Handoyo.
ProKontra Index »

Bagi-bagi Kursi dan Menteri Itu Tidak Baik

Calon presiden PDIP Jokowi bertekad menguatkan sistem presidensial jika nanti terpilih. Jokowi menegaskan koalisi yang dibangunnya bukanlah koalisi bagi-bagi kursi dan jatah menteri. Dia mengatakan, yang akan diajak koalisi adalah partai-partai yang siap bekerja sama membangun bangsa dan negara tanpa meminta jatah kekuasaan. Bila Anda setuju dengan gagasan Jokowi, pilih Pro!
Pro
81%
Kontra
19%