detikcom
Senin, 11/02/2013 12:21 WIB

Marzuki: Semua DPD Dukung Skenario Penyelamatan PD Oleh SBY

Ahmad Toriq - detikNews
Foto: Marzuki, Anas, dan Andi di Kongres PD
Jakarta - Skenario penyelamatan Partai Demokrat (PD) yang dirancang oleh SBY berjalan lancar. Seluruh Ketua DPD PD mendukung langkah SBY menyelamatkan PD. Bagaimana nasib Anas?

Anggota Majelis Tinggi PD Marzuki Alie menuturkan semua Ketua DPD PD telah meneken pakta integritas. Dalam pakta integritas mengatur sanksi dan konsekuensi kader yang tersangkut korupsi.

"Nggak ada yang ragu, semua DPD solid mendukung skenario penyelamatan Majelis Tinggi," tegas Marzuki kepada wartawan di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Senin (11/2/2013).

Bagi Marzuki, pakta integritas seperti janji yang mengikat semua kader PD di depan hukum. Tujuan utama SBY membuat pakta integritas adalah untuk menata penyelamatan PD, dengan memberi sanksi terhadap kader bermasalah.

"Contoh ada kader yang mau nyaleg, tapi ada kabar negatif Majelis Tinggi bisa coret dia," katanya.

Dia yakin skema penyelamatan PD oleh Ketua Majelis Tinggi PD tersebut akan efektif. Bagaimanapun PD akan menghadapi Pemilu 2014 yang tinggal setahun lagi.

"Kalau kita sudah berusaha, kita percaya dengan takdir. Yang penting niat kita baik, implementasi kita baik," ungkapnya optimis.



Ikuti berbagai berita menarik hari ini di program "Reportase" TRANS TV yang tayang Senin sampai Jumat pukul 12.45 WIB

(van/nrl)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Senin, 21/07/2014 12:41 WIB
    Wamenhub: Jembatan Comal Bikin Jalur Darat Lebih Kompleks, Ada 3 Alternatif
    Gb Jembatan Comal, Pemalang, Jateng, yang ambles pada Jumat (18/7) malam lalu membuat mudik via jalur darat lebih kompleks. Memang Kementerian PU mengebut pengerjaan jembatan itu. Namun di satu sisi harus menunggu kelayakannya. Ada 3 alternatif jalur mudik menghindari Jembatan Comal.
ProKontra Index »

Polisi akan Razia dan Bubarkan Sahur on The Road

Dari hari ke hari, Sahur on The Road (SOTR) alias sahur keliling yang awalnya niatnya baik, membagi-bagikan sahur ke warga tidak mampu, kini melenceng semakin meresahkan, melakukan vandalisme hingga pembacokan. Terakhir Senin (21/7) dini hari, beberapa korban pembacokan kelompok SOTR berjatuhan. Polda Metro Jaya akan merazia, membubarkan hingga menindak kelompok SOTR yang melakukan tindak pidana. Bila Anda setuju dengan tindakan Polda Metro Jaya, pilih Pro!
Pro
75%
Kontra
25%