Minggu, 10/02/2013 11:34 WIB

Ambil Alih PD, SBY Kumpulkan 33 Ketua DPD se-Indonesia di Cikeas

Mega Putra Ratya - detikNews
SBY di Cikeas (Abror Rizki/Setpres).
Jakarta - Ketua Dewan Pembina Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono mengambil alih kepemimpinan Partai Demokrat dari Anas Urbaningrum. Sebagai langkah awal SBY akan mengumpulkan 33 ketua DPD PD se-Indonesia di Cikeas, Bogor, Jawa Barat.

"Yth Bapak Ketua-ketua DPD PD seluruh Indonesia. Disampaikan bahwa Ketua Dewan Pembina/Ketua Majelis Tinggi PD mengharapkan kehadirannya pada hari Minggu 10 Februari 2013 pukul 20.00 WIB di Cikeas, Bogor (pakaian batik)," demikian kutipan undangan yang dikirim via SMS, yang diterima detikcom, Minggu (10/2/2013).

Sebelumnya anggota Dewan Kehormatan PD Syarif Hasan membenarkan perihal undangan tersebut. Menurut Syarif, SBY akan menyampaikan arahan khusus kepada seluruh DPD PD se-Indonesia terkait penyelamatan PD.

"Ya benar ada undangan untuk Ketua DPD PD seluruh Indonesia," kata Syarif, Jumat (8/2).

SBY dalam pidatonya di Cikeas mengatakan, mengambil alih roda organisasi untuk menyelamatkan partai. SBY sebagai Ketua Majelis Tinggi akan menjadi komandonya.

Menurut SBY, segala keputusan kebijakan dan tindakan partai akan ditentukan dan dikendalikan langsung oleh Majelis Tinggi. Dan SBY akan mengeluarkan langsung keputusan-keputusan penting partai.


Ratusan mahasiswa di universitas Samratulangi Manado saling serang. Belasan gedung perkuliahan hancur dan puluhan sepeda motor dibakar. Saksikan liputan lengkapnya dalam program "Reportase Malam" pukul 02.51 WIB hanya di Trans TV

(mpr/mad)


Punya info seputar #LaluLintas? Jangan lupa kirim ke pasangmata.com .

Sponsored Link

Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Kamis, 17/04/2014 12:31 WIB
    Dirut PT KCJ: Jangan Dulu Berharap Kereta Tepat Waktu
    Gb "PT KAI menggunakan track untuk kereta penumpang dan barang. Komuter di track yang sama. Dan jangan berharap ada ketepatan waktu jika rel digunakan bersama," kata Dirut PT KCJ Tri Handoyo.
ProKontra Index »

Camat dan Lurah Tak Perlu Ada, Ganti Jadi Manajer Pelayanan Satu Atap

Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) segera merealisasikan kantor kelurahan dan kecamatan menjadi kantor pelayanan terpadu satu pintu. Lurah dan camat bakal berfungsi sebagai manajer pelayanan. Ahok berpendapat lurah dan camat tak perlu lagi ada di Indonesia. Bila Anda setuju dengan gagasan Ahok, pilih Pro!
Pro
74%
Kontra
26%