detikcom
QuickCount Persentase Sampel
  • 6,90%
  • 9,20%
  • 6,90%
  • 18,90%
  • 14,30%
  • 11,80%
  • 9,70%
  • 7,50%
  • 6,70%
  • 5,40%
  • 1,60%
  • 1,10%
  • Last Updated : Kamis, 10 April 2014 18:39 , Sumber : Cyrus Network dan CSIS
  • 6.67%
  • 9.44%
  • 6.61%
  • 18.65%
  • 14.86%
  • 11.40%
  • 10.26%
  • 7.60%
  • 6.52%
  • 5.41%
  • 1.60%
  • 0.97%
  • Last Updated : Minggu, 20/04/2014 03:18 , Sumber : Radio Republik Indonesia
Jumat, 08/02/2013 21:56 WIB

Polisi Bekuk Mahasiswa & 3 ABG Terkait Prostitusi Online di Bogor

Moksa Hutasoit - detikNews
Jakarta - Polisi berhasil menangkap pelaku prostitusi online serta penjualan anak di bawah umur. Seorang mahasiswa berinisial HFIF (24 tahun) ditangkap di kawasan Bogor.

"Penangkapan pelaku prostitusi online atau penjualan anak di bawah umur melalui internet," kata Kadiv Humas Mabes Polri, Irjen Pol Suhardi Alius, dalam pesan singkatnya, Jumat (8/2/2013).

Polisi menangkap HFIF di Jl Padjajaran, Bogor sekitar pukul 18.00 WIB. Dalam penangkapan itu, polisi juga menemukan tiga anak di bawah umur, M (17), M (16) dan D (18).

Dari hasil penyelidikan sementara, kegiatan prostitusi ini ternyata sudah dilakukan sejak 6 bulan silam. Saat ini polisi masih terus berusaha mengembangkan penyidikan.


Seorang Balita Tercebur Ke Dalam Kuali Panas. Saksikan selengkapnya di "Reportase Pagi" pukul 04.30 - 05.30 WIB hanya di Trans TV

(mok/mok)


Punya info seputar #LaluLintas? Jangan lupa kirim ke pasangmata.com .

Sponsored Link

Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Kamis, 17/04/2014 12:31 WIB
    Dirut PT KCJ: Jangan Dulu Berharap Kereta Tepat Waktu
    Gb "PT KAI menggunakan track untuk kereta penumpang dan barang. Komuter di track yang sama. Dan jangan berharap ada ketepatan waktu jika rel digunakan bersama," kata Dirut PT KCJ Tri Handoyo.
ProKontra Index »

Bagi-bagi Kursi dan Menteri Itu Tidak Baik

Calon presiden PDIP Jokowi bertekad menguatkan sistem presidensial jika nanti terpilih. Jokowi menegaskan koalisi yang dibangunnya bukanlah koalisi bagi-bagi kursi dan jatah menteri. Dia mengatakan, yang akan diajak koalisi adalah partai-partai yang siap bekerja sama membangun bangsa dan negara tanpa meminta jatah kekuasaan. Bila Anda setuju dengan gagasan Jokowi, pilih Pro!
Pro
79%
Kontra
21%