detikcom
Jumat, 08/02/2013 10:10 WIB

Kasus Simulator, KPK Kembali Panggil Dipta Anindita

Rina Atriana - detikNews
Dipta Anindita. (Mursid.we.id)
Jakarta - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali memeriksa Dipta Anindita. Mantan finalis Putri Solo ini akan diperiksa sebagai saksi untuk tersangka Djoko.

"Diperiksa sebagai saksi untuk DS (Djoko Susilo)," kata Kabag Pemberitaan dan Informasi KPK, Priharsa Nugraha, saat dikonfirmasi, Jumat (8/2/2013).

Dipta Anindita memiliki aset di Solo terkait mantan Kakorlantas tersebut. Diduga ibu rumah tangga ini merupakan teman dekat Irjen Djoko.

Sebelumnya Dipta juga pernah diperiksa KPK, namun usai pemeriksaan dia enggan memberikan keterangan kepada wartawan. Sejak Jumat (1/2), Dipta resmi dicegah KPK.

"Ada pencegahan atas nama Dipta Anindita terkait kasus simulator," ujar Jubir KPK, Johan Budi, Jumat (1/2).

Selain Dipta, terkait kasus Simulator, hari ini KPK juga memanggil Apip Ginanjar sebagai saksi untuk Djoko Susilo.

Pada 3 Desember 2012 lalu, Irjen Djoko ditahan KPK di rutan Guntur. Dia merupakan jenderal polisi aktif pertama yang ditetapkan sebagai tersangka oleh lembaga antikorupsi itu. Djoko diduga melakukan penyalahgunaan wewenang dan memperkaya diri dalam proyek pengadaan alat simulator SIM dengan kerugian negara sekitar Rp 102 milliar.


Ikuti berbagai berita menarik hari ini di program "Reportase" TRANS TV yang tayang Senin sampai Jumat pukul 16.45 WIB

(rmd/rmd)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
ProKontra Index »

Pilkada via DPRD Potensi Korupsinya Lebih Tinggi!

DPR hari ini akan mengesahkan RUU Pilkada yang salah satunya akan menentukan apakah pemilihan kepala daerah akan tetap dilakukan secara langsung atau dikembalikan ke DPRD. KPK berpandangan, Pilkada lewat DPRD justru potensi korupsinya lebih tinggi. Bila Anda setuju dengan KPK, pilih Pro!
Pro
59%
Kontra
41%