Detik.com News
Detik.com

Jumat, 08/02/2013 09:05 WIB

"Perang Terbuka" Anas vs Cikeas, Siapa Menang?

Elvan Dany Sutrisno - detikNews
Perang Terbuka Anas vs Cikeas, Siapa Menang?
Jakarta - Ketua Umum PD Anas Urbaningrum terkesan unjuk kekuatan saat menghadirkan sejumlah DPD dan DPC di rumahnya, di tengah rapat Wanbin PD di Cikeas. Genderang perang terbuka telah ditabuh, siapa menang?

Kedua pertemuan tersebut digelar Kamis (7/2) malam tadi. Saat SBY menggelar rapat penyelamatan PD, loyalis Anas menunjukkan diri sedang merapatkan barisan.

"Di Cikeas Syarief H, Roy Suryo dan lain-lain yang minta Anas mundur. Di Duren Sawit ada Irfan Gani dan kawan-kawan yang notabene selalu bela Anas," kata pengamat politik Indo Barometer, M Qodari, kepada detikcom, Jumat (8/2/2012).

Terlihat jelas pergerakan para sesepuh PD yang merapat ke Ketua Wanbin PD SBY menuai perlawanan dari loyalis Anas. Beberapa waktu lalu saja, Irfan Gani cs menegaskan tak ada alasan menggulingkan Anas.

"Ini namanya adu kuat arus atas vs arus bawah, para pimpinan seperti Wanbin dan menteri. Sementara Arus bawah adalah para pengurus DPD dan DPC," analisis Qodari.

Lalu siapa yang akan menang? Jika melihat hasil kongres Bandung tahun 2010 lalu, Anas memang menguasai DPC dan DPD PD. Sementara para petinggi Wanbin PD yang kebanyakan menteri kala itu membela Andi Mallarangeng.

"Dalam kongres PD 2010, arus bawah menang telak dilihat dari angka dukungan dan kemenangan Anas," katanya.

Namun sebagai Ketua Majelis Tinggi, SBY punya otoritas besar. SBY pun akan memanggil Anas sore nanti. Berhembus desas-desus di internal PD, para Wanbin meminta Anas dilengserkan.

"Lihat besok sore saja," kata anggota Wanbin PD, Syarif Hasan, Kamis (7/2) malam kemarin.



Akhiri hari anda dengan menyimak beragam informasi penting dan menarik sepanjang hari ini, di "Reportase Malam" pukul 01.30 WIB, hanya di Trans TV

(van/trq)


Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Berita Terbaru Indeks Berita ยป
  • Jumat, 17/04/2015 20:40 WIB
    Wawancara
    Luhut Panjaitan: Persiapan KAA Super Singkat
    Luhut Panjaitan: Persiapan KAA Super Singkat Kepala Staf Kepresidenan Jenderal (Purn) Luhut Binsar Panjaitan ditunjuk sebagai penanggung jawab peringatan 60 tahun KAA. Hanya tersedia waktu kurang lebih 6 minggu bagi panitia untuk mengadakan persiapan.
ProKontra Index »

Jokowi Presiden Pilihan Rakyat, Bukan Presiden Partai!

Ketum PDIP Megawati Soekarnoputri mengungkap hukum demokrasilah yang mengatur presiden dan wapres ikut garis politik partai. Namun pengamat politik Universitas Paramadina Hendri Satrio membantah pernyataan Mega, karena presiden adalah pilihan rakyat, bukan presiden partai. Bila Anda setuju dengan pendapat Hendri Satrio, pilih Pro!
Pro
95%
Kontra
5%