Jumat, 08/02/2013 01:29 WIB

Saan: Anas Loyal Kepada SBY

Elvan Dany Sutrisno - detikNews
Jakarta - Wasekjen PD Saan Mustopa menegaskan pertemuan DPD dan DPC PD di rumah Ketum PD Anas Urbaningrum hanyalah silaturahim biasa. Saan menegaskan tak ada upaya melawan SBY.

"Nggak benar melawan, Anas loyal sama Pak SBY," ujar Saan kepada detikcom, Jumat (8/2/2013).

Saan ikut hadir ke rumah Anas di kawasan Duren Sawit, Jakarta Timur. Saan menuturkan, tak ada agenda khusus dalam pertemuan tersebut.

"Tidak ada apa-apa, hanya kebetulan Irfan Ghani (Sekretaris DPD PD DKI) main sama teman-teman," katanya.

Pertemuan tersebut berlangsung cukup akrab. Pertemuan dikemas dalam pengajian penyelamatan PD.

Kemarin Anas juga menggelar pengajian penyelamatan PD bersama anggota FPD DPR. PD memang sedang gencar menyuarakan penyelamatan partai.

Ketua Dewan Pembina PD, SBY, sendiri juga menggelar pertemuan membahas penyelamatan PD bersama anggota Wanbin PD pada saat bersamaan.

Menjadi menarik karena saat SBY mengumpulkan anggota Wanbin yang terus menyerukan Anas mundur, justru ada kumpul-kumpul DPD dan DPC PD di rumah Anas.


Ikuti berbagai berita menarik hari ini di program "Reportase Sore" TRANS TV yang tayang Senin sampai Jumat pukul 15.15 WIB

(van/trq)


Punya info seputar #LaluLintas? Jangan lupa kirim ke pasangmata.com .

Sponsored Link

Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Kamis, 17/04/2014 12:31 WIB
    Dirut PT KCJ: Jangan Dulu Berharap Kereta Tepat Waktu
    Gb "PT KAI menggunakan track untuk kereta penumpang dan barang. Komuter di track yang sama. Dan jangan berharap ada ketepatan waktu jika rel digunakan bersama," kata Dirut PT KCJ Tri Handoyo.
ProKontra Index »

Camat dan Lurah Tak Perlu Ada, Ganti Jadi Manajer Pelayanan Satu Atap

Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) segera merealisasikan kantor kelurahan dan kecamatan menjadi kantor pelayanan terpadu satu pintu. Lurah dan camat bakal berfungsi sebagai manajer pelayanan. Ahok berpendapat lurah dan camat tak perlu lagi ada di Indonesia. Bila Anda setuju dengan gagasan Ahok, pilih Pro!
Pro
75%
Kontra
25%