detikcom
Kamis, 07/02/2013 18:55 WIB

Bidan Tewas Ditembak di Deli Serdang Sumut

Khairul Ikhwan - detikNews
Medan - Seorang bidan tewas ditembak orang tak dikenal di Deli Serdang, Sumatera Utara (Sumut), Kamis (7/2/2013). Polisi masih menyelidiki kejadian ini dan sudah meminta keterangan saksi-saksi.

Nurmala Deli (30) ditembak saat berada di depan rumahnya, Jalan Pertahanan, Desa Sigaragara, Kecamatan Patumbak, Deli Serdang. Ibu korban, Hariana br Sihotang mengatakan penembakan terjadi sekitar pukul 15.00 WIB.

“Kami berdua baru turun dari angkutan kota, terus ditembak,” kata Sihotang.

Hariana menuturkan, saat peristiwa itu terjadi, dirinya sedang membayar ongkos, sedangkan Nurmala membuka pintu pagar rumah. Lalu tiba-tiba terdengar letusan yang ternyata bersumber dari tembakan senjata api. Hanya satu tembakan saja dan korban langsung ambruk.

Belum diketahui siapa yang melakukan penembakan tersebut, tetapi Hariana sempat melihat seseorang yang mengendarai sepeda motor langsung yang pergi dari lokasi. Pengemudi sepeda motor ini menggunakan helm yang menutupi wajahnya.

Korban sempat dibawa ke Rumah Sakit Umum (RSU) Estomihi, Jalan Sisingamangaraja, Medan, untuk mendapatkan pertolongan pertama, namun diduga sudah meninggal dunia sesaat setelah peluru menembus perut bagian kirinya. Jenazahnya kemudian dibawa ke RSUD Pirngadi, Jalan HM Yamin, Medan.

Penuturan Hariana, putrinya yang bertugas di Puskesmas Teladan, Kecamatan Medan Kota, Medan ini, mengaku beberapa kali mendapatkan ancaman, meski belum diketahui dari siapa. Polisi dari Polsekta Patumbak masih menyelidiki kasus ini, sementara lokasi penembakan itu sudah dipasangi garis polisi.


Ikuti berbagai berita menarik hari ini di program "Reportase Sore" TRANS TV yang tayang Senin sampai Jumat pukul 15.30 WIB

(rul/trq)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
ProKontra Index »

Kebijakan Ahok Larang Pemotor Masuk HI Digugat

Kebijakan Gubernur DKI Basuki T Purnama atau Ahok yang melarang kawasan HI hingga Medan Merdeka Barat akan digugat. Kebijakan itu dinilai diskriminatif. Bagaimana menurut Anda? Bila Anda setuju kebijakan itu digugat pilih Pro. Bila tidak setuju kebijakan itu digugat pilih Kontra.
Pro
53%
Kontra
47%