Kamis, 07/02/2013 15:26 WIB

Golkar: Jokowi Sedang Berkibar, Kalau Nyapres Jangan Dilarang

M Iqbal - detikNews
Mega dan Jokowi (Pilgub DKI)
Jakarta - Nama Joko Widodo (Jokowi) melejit sebagai capres paling potensial saat ini. Partai Golkar pun melihat Jokowi sebagai rising star yang patut diperhitungkan.

"Saya bisa maklum karena Pak Jokowi lagi berkibar," kata Ketua DPP Golkar bidang Politik, Priyo Budi Santoso, kepada wartawan di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Kamis (7/2/2013).

Priyo melihat Jokowi masih harus banyak memenuhi janji-janjinya ke masyarakat Jakarta. Namun kalau sampai Jokowi tergoda nyapres, siapa bisa melarang?

"Tapi kalau Pak Jokowi tergoda jangan dilarang-larang," kata Wakil Ketua DPR bidang Polkam ini.

Meski demikian, untuk nyapres Jokowi harus mendapat restu terlebih dahulu dari Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri. Karena bagaimanapun Jokowi ditugaskan Mega untuk memimpin Jakarta saat ini.

"Ibu Mega merestui atau tidak, yang bisa memutuskan Bu Mega," ujarnya.

Jokowi muncul sebagai capres paling potensial menyalip Mega dan Prabowo Subianto. Setidaknya hal tersebut terungkap dalam hasil survei yang dirilis Pusat Data Bersatu (PDB) pimpinan Didik J Rachbini.

Namun Jokowi tak mendapat restu PDI Perjuangan untuk melangkah Pilpres 2014. Jokowi sendiri juga masih ingin fokus mengurus DKI hingga saat ini dan tidak kepikiran Pilpres 2014.

"Saya mau fokus menyelesaikan banjir, menyelesaikan macet, menyelesaikan terus tadi ini ada masalah bajaj, monorel, MRT, ini mau saya selesaikan," ujar Jokowi hari ini.


Akhiri hari anda dengan menyimak beragam informasi penting dan menarik sepanjang hari ini, di "Reportase Malam" pukul 01.30 WIB, hanya di Trans TV

(van/nrl)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Minggu, 19/10/2014 19:41 WIB
    Iriana Bicara tentang Gaya, Media Sosial, Burung hingga Diri Sendiri
    Gb Iriana, tidak lama lagi akan menjadi Ibu Negara. Banyak yang penasaran akan sosoknya. Iriana, yang cenderung tak banyak berbicara, kali ini bersedia menjawab pertanyaan. Mulai soal gaya, hobi merawat burung hingga tentang dirinya sendiri. Seperti apa?
ProKontra Index »

Tak Perlu Arak-arakan Pesta Rakyat Saat Pelantikan Jokowi

Relawan Jokowi-JK akan menggelar pesta rakyat saat pelantikan presiden dan wapres pada 20 Oktober 2014 nanti dimulai dari Semanggi dan berakhir di Monas. Kapolri Jenderal Sutarman menyarankan tidak perlu ada acara arak-arakan seperti itu. "Saya sarankan tidak perlu arak-arakan, saya kira tidak perlu. Mungkin kalau bersyukur, bersyukur berdoa saja, enggak perlu arak-arakan," kata Kapolri. Bila Anda setuju dengan Kapolri, pilih Pro!
Pro
36%
Kontra
64%