Rabu, 06/02/2013 14:10 WIB

Kebakaran di Glodok Meluas, Kini Ada 8 Ruko yang Hangus

Rina Atriana - detikNews
Jakarta - Awalnya hanya ada dua ruko di pertokoan Glodok, Jakarta Barat, yang terbakar. Namun, setelah dua jam, ruko yang menjadi korban si jago merah bertambah hingga 8 unit.

"Tadi pagi cuman ada dua atau tiga, sekarang udah mulai 8," kata Joko, petugas dari Dinas Pemadam Kebakaran Jakarta Pusat di lokasi kebakaran, Rabu (6/2/2013).

Sekadar informasi, satu ruko di kawasan tersebut, terdiri dari tiga lantai. Sebagian ada yang berjualan alat-alat bangunan dan listrik di lantai paling bawah. Api mulai terlihat muncul dari lantai tiga ruko no 37 dan 38.

"Ini meluas karena mayoritas bahan-bahan dari karet, dari selang, sama kabel," kata Joko.

Saat ini, ada 32 mobil pemadam kebakaran dari Dinas Pemadam Kebakaran Jakarta Barat dan Jakarta Pusat di lokasi. Petugas memastikan, tak ada korban akibat kejadian ini.

"Tapi tadi ada satu petugas yang sesak nafas, langsung dibawa ke ambulans, sekarang udah pulih lagi. Dari warga nggak ada," jelas Joko.

Hingga pukul 14.05 WIB, suasana di lokasi masih diselimuti asap hitam. Mobil pemadam kebakaran pun terus berdatangan. Sementara warga juga ikut berkerumun untuk 'menonton' peristiwa ini.




Ratusan mahasiswa di universitas Samratulangi Manado saling serang. Belasan gedung perkuliahan hancur dan puluhan sepeda motor dibakar. Saksikan liputan lengkapnya dalam program "Reportase Malam" pukul 02.51 WIB hanya di Trans TV

(mad/nwk)


Punya info seputar #LaluLintas? Jangan lupa kirim ke pasangmata.com .

Sponsored Link

Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Kamis, 17/04/2014 12:31 WIB
    Dirut PT KCJ: Jangan Dulu Berharap Kereta Tepat Waktu
    Gb "PT KAI menggunakan track untuk kereta penumpang dan barang. Komuter di track yang sama. Dan jangan berharap ada ketepatan waktu jika rel digunakan bersama," kata Dirut PT KCJ Tri Handoyo.
ProKontra Index »

Camat dan Lurah Tak Perlu Ada, Ganti Jadi Manajer Pelayanan Satu Atap

Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) segera merealisasikan kantor kelurahan dan kecamatan menjadi kantor pelayanan terpadu satu pintu. Lurah dan camat bakal berfungsi sebagai manajer pelayanan. Ahok berpendapat lurah dan camat tak perlu lagi ada di Indonesia. Bila Anda setuju dengan gagasan Ahok, pilih Pro!
Pro
75%
Kontra
25%